Kredit Konsumsi AS Mengkerut



WASHINGTON. Kredit konsumsi AS anjlok lebih dari yang diprediksikan semula di bulan Maret; merosot sekitar US$ 11,1 miliar. Hal ini dibeberkan oleh The Federal Reserve, Kamis (7/5). Kredit konsumsi tahunan di bulan Maret anjlok 5,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi US$ 2,55 triliun. Ini merupakan kemerosotan yang paling besar sejak Desember 1990. Sebelumnya, yaitu di bulan Februari, kredit konsumsi juga menurun menjadi US$ 8,1 miliar. Padahal, di bulan Januari sempat meningkat. Kredit non-revolving, termasuk di dalamnya barang-barang yang bernilai besar seperti mobil, kapal, kredit pendidikan dan juga liburan, anjlok US$ 5,7 miliar atau 4,2% menjadi US$ 1,6 triliun. Sementara itu kredit revolving seperti penggunaan kartu kredit dan charge kartu kredit, menyusut US$ 5,4 miliar atau 6,8%. Angka ini dibandingkan dengan angka kredit di bulan Februari.