KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sinyal pelemahan daya beli domestik kembali muncul, kali ini dari tren penyaluran kredit konsumsi yang melambat pada Februari 2026. Padahal, dalam periode ini terdapat momentum Ramadan yang secara historis dapat mendongkrak transaksi dan permintaan kredit masyarakat. Menurut data sementara Bank Indonesia (BI), pertumbuhan kredit secara industri melambat menjadi 8,9% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari pertumbuhan 10,2% yoy pada bulan sebelumnya. Sejalan dengan itu, kredit konsumsi dalam periode ini tumbuh lebih landai 6,3% yoy dari pertumbuhan 7,2% yoy. Secara rinci, kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit multiguna melambat masing-masing 5% yoy dari 5,5% yoy dan 8,7% dari 9,9% yoy, sementara kredit kendaraan bermotor (KKB) turun kian dalam menjadi 7,9% yoy dari 6,7% yoy.
Kredit Konsumsi Melambat di Momentum Ramadan, Sinyal Daya Beli Rumah Tangga Tertekan
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sinyal pelemahan daya beli domestik kembali muncul, kali ini dari tren penyaluran kredit konsumsi yang melambat pada Februari 2026. Padahal, dalam periode ini terdapat momentum Ramadan yang secara historis dapat mendongkrak transaksi dan permintaan kredit masyarakat. Menurut data sementara Bank Indonesia (BI), pertumbuhan kredit secara industri melambat menjadi 8,9% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari pertumbuhan 10,2% yoy pada bulan sebelumnya. Sejalan dengan itu, kredit konsumsi dalam periode ini tumbuh lebih landai 6,3% yoy dari pertumbuhan 7,2% yoy. Secara rinci, kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit multiguna melambat masing-masing 5% yoy dari 5,5% yoy dan 8,7% dari 9,9% yoy, sementara kredit kendaraan bermotor (KKB) turun kian dalam menjadi 7,9% yoy dari 6,7% yoy.
TAG: