KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan kredit konsumsi perbankan masih tertinggal dibandingkan kredit perbankan secara keseluruhan. Kondisi ini turut mempengaruhi kinerja penjaminan kredit konsumtif, meski industri penjaminan masih mencatat pertumbuhan positif. Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) Agus Supriadi mengatakan, aktivitas penjaminan memiliki keterkaitan langsung dengan penyaluran kredit oleh perbankan maupun lembaga pembiayaan. Berdasarkan data OJK, kredit konsumsi per Agustus 2026 tumbuh 5,07% secara tahunan. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan pertumbuhan kredit perbankan secara keseluruhan yang mencapai 13,65%.
Kredit Konsumsi Tumbuh 5,07% Per Agustus 2026, Penjaminan Masih Hadapi Tantangan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan kredit konsumsi perbankan masih tertinggal dibandingkan kredit perbankan secara keseluruhan. Kondisi ini turut mempengaruhi kinerja penjaminan kredit konsumtif, meski industri penjaminan masih mencatat pertumbuhan positif. Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) Agus Supriadi mengatakan, aktivitas penjaminan memiliki keterkaitan langsung dengan penyaluran kredit oleh perbankan maupun lembaga pembiayaan. Berdasarkan data OJK, kredit konsumsi per Agustus 2026 tumbuh 5,07% secara tahunan. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan pertumbuhan kredit perbankan secara keseluruhan yang mencapai 13,65%.