JAKARTA. Para bankir tengah berupaya mencari potensi sumber kontribusi bagi pertumbuhan pendapatan berbasis komisi atau fee based income di tahun ini. Upaya mencari fee based ini akan dimaksimalkan, mengingat prediksi pertumbuhan kredit tahun ini tidak akan lebih tinggi dari tahun 2014. Contohnya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Bank milik pemerintah ini terus meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam menggenjot bisnis transaksi e-channel dan e-banking. Kontribusi fee based income dari kedua layanan tersebut di tahun lalu tumbuh hingga 51,3%. Achmad Baiquni, Direktur Keuangan BRI bilang, kontribusi fee dari e-channel dan e-banking tumbuh paling tinggi. "Tapi kontributor utama masih dari biaya administrasi simpanan," ujar Baiquni, Rabu (7/1).
Kredit melambat, bank genjot pendapatan komisi
JAKARTA. Para bankir tengah berupaya mencari potensi sumber kontribusi bagi pertumbuhan pendapatan berbasis komisi atau fee based income di tahun ini. Upaya mencari fee based ini akan dimaksimalkan, mengingat prediksi pertumbuhan kredit tahun ini tidak akan lebih tinggi dari tahun 2014. Contohnya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Bank milik pemerintah ini terus meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam menggenjot bisnis transaksi e-channel dan e-banking. Kontribusi fee based income dari kedua layanan tersebut di tahun lalu tumbuh hingga 51,3%. Achmad Baiquni, Direktur Keuangan BRI bilang, kontribusi fee dari e-channel dan e-banking tumbuh paling tinggi. "Tapi kontributor utama masih dari biaya administrasi simpanan," ujar Baiquni, Rabu (7/1).