Kredit nganggur di BCA capai Rp 187 triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat kredit yang belum ditarik sampai kuartal III-2017 masih cukup tinggi. Mayoritas kredit yang belum ditarik atau undisbursed loan ini berasal dari debitur swasta.

Tercatat dari total kredit yang belum ditarik BCA sampai September 2017 sebesar Rp 187,23 triliun, sebanyak 93%nya berasal dari debitur swasta.

Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA mencatat ada dua sektor yang menyumbang kredit yang belum ditarik dari debitur swasta.


"Dua industri ini adalah dari sektor perdagangan dan infrastruktur," kata Jahja ketika ditemui setelah paparan, Kamis (26/10).

Menurut Jahja, sektor perdagangan menyumbang 40% sampai 50% kredit yang belum ditarik BCA dari debitur swasta. Jahja bilang rendahnya penarikan kredit di sektor perdagangan ini karena beberapa debitur yang masih belum memerlukan modal kerja.

Hal ini disebabkan karena penjualan juga masih rendah. Terkait dengan masih tingginya kredit yang belum ditarik dari infrastruktur karena jenis kredit ini memiliki penarikan yang cukup panjang disesuaikan dengan tenor kredit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia