KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyaluran kredit properti perbankan masih tumbuh dua digit pada September 2026, meski lajunya mulai melambat. Di tengah tren tersebut, kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA) justru mencatatkan pertumbuhan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Laporan Analisis Uang Beredar Bank Indonesia (BI) mencatat, kredit perbankan secara keseluruhan tumbuh 12,7% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 9.078,2 triliun pada September 2026. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 13,3% yoy pada Agustus 2026. Sejalan dengan tren industri perbankan, penyaluran kredit properti juga mengalami perlambatan. Kredit properti tumbuh 16,4% yoy menjadi Rp 1.703,7 triliun per September 2026, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 18,3% yoy pada bulan sebelumnya.
Kredit Properti Tumbuh 16,4% pada September 2026
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyaluran kredit properti perbankan masih tumbuh dua digit pada September 2026, meski lajunya mulai melambat. Di tengah tren tersebut, kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA) justru mencatatkan pertumbuhan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Laporan Analisis Uang Beredar Bank Indonesia (BI) mencatat, kredit perbankan secara keseluruhan tumbuh 12,7% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 9.078,2 triliun pada September 2026. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 13,3% yoy pada Agustus 2026. Sejalan dengan tren industri perbankan, penyaluran kredit properti juga mengalami perlambatan. Kredit properti tumbuh 16,4% yoy menjadi Rp 1.703,7 triliun per September 2026, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 18,3% yoy pada bulan sebelumnya.
TAG: