Kredit Sindikasi BNI Tumbuh 106% di Kuartal I 2024



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kredit sindikasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencapai Rp 93,34 triliun secara bank only di kuartal I 2024.

Kredit sindikasi tersebut tumbuh agresif sebesar 106% secara Year on Year (YoY). Kenaikan ini juga membuat BNI berada di posisi kedua sebagai bank dengan penyaluran kredit sindikasi terbanyak saat ini.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan lonjakan penyaliran kredit sindikasi tersebut ditopang proyek-proyek yang bergerak di bidang infrastruktur, industri pengolahan, kelistrikan, pertambangan dan perkebunan.


“Realisasi kredit sindikasi BNI per 31 Maret 2024 mencapai Rp 93,34 triliun (bank only), tumbuh 106% secara Year on Year (YoY).” ujar Okki kepada Kontan, Rabu (15/5).

Baca Juga: Kredit Sindikasi BCA Tumbuh 48,08% di Kuartal I 2024

Okki optimistis kredit sindikasi BNI akan semakin deras di semester II tahun 2024.

Berdasarkan Bloomberg League Table Reports, kesepakatan kredit sindikasi hingga Mei 2024 diikuti oleh 19 bank sebagai mandated lead arranger (MLA) dengan total 28 kesepakatan dan dengan nilai penyaluran secara total mencapai USU$ 3,99 miliar.

Di posisi pertama ada Bank Mandiri dengan volume penyaluran kredit sindikasi U$ 1 miliar. Diikuti BNI dengan penyaluran sebanyak US$ 785 juta. Disusul Bank BCA dan Bank BSI yang masing-masing memiliki nilai penyaluran kredit sindikasi yang sama yakni US$ 469 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat