KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat pertumbuhan kredit yang lebih moderat dibandingkan peningkatan portofolio surat berharga hingga awal 2026. Per Februari 2026, kredit BCA secara bank only tumbuh 5,83% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 953,22 triliun. Sementara itu, penempatan dana pada instrumen surat berharga meningkat lebih tinggi, yakni 17,25% yoy menjadi Rp 444,85 triliun. EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, penempatan dana pada surat berharga merupakan bagian dari strategi pengelolaan likuiditas bank.
Kredit Tumbuh Moderat, BCA Andalkan Instrumen Surat Berharga
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat pertumbuhan kredit yang lebih moderat dibandingkan peningkatan portofolio surat berharga hingga awal 2026. Per Februari 2026, kredit BCA secara bank only tumbuh 5,83% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 953,22 triliun. Sementara itu, penempatan dana pada instrumen surat berharga meningkat lebih tinggi, yakni 17,25% yoy menjadi Rp 444,85 triliun. EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, penempatan dana pada surat berharga merupakan bagian dari strategi pengelolaan likuiditas bank.