Kredit UMKM BCA 2026: Rp 142 Triliun Jadi Awal, Ini Target Barunya!



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) optimistis dapat meningkatkan penyaluran kreditnya di segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tahun ini. BCA berkomitmen akan menjaga pertumbuhan secara prudent.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Heryn mengatakan, BCA terus memantau pertumbuhan kredit segmen UMKM. Adapun ia menyebut portofolio kredit UMKM BCA masih terus bertumbuh.

Hera mengungkap sampai pada Desember 2025, kredit UMKM BCA mencapai Rp 142 triliun. Angka tersebut naik 9,6% secara tahunan (yoy).


Baca Juga: Kredit UMKM Diproyeksi Masih Menantang pada 2026, Bank Selektif Salurkan Pembiayaan

"BCA menjalankan proses seleksi bagi calon debitur sesuai ketentuan, melakukan monitoring berkala, serta penguatan edukasi bagi pelaku usaha," kata Hera kepada Kontan.co.id, Rabu (18/3/2026).

BCA juga mencermati adanya tekanan risiko dalam penyaluran kredit UMKM di awal tahun ini. Oleh karena itu, Hera menyebut BCA selalu menggunakan prinsip kehati-hatian untuk menjaga kualitas kredit.

Adapun dari data Bank Indonesia, tepatnya dalam Asesmen Transmisi SBDK RDG Maret 2026, rasio kredit bermasalah (NPL) kredit UMKM perbankan Februari 2026 berada di angka 4,68% naik 8 bps dari bulan sebelumnya. 

Baca Juga: Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri, OJK: Tak Cukup Hanya Kredit

"Perseroan juga menerapkan pendekatan adaptif dan terukur, termasuk penguatan aspek manajemen risiko dan asesmen yang sesuai dengan kapasitas masing-masing debitur UMKM," kata Hera.

Hera menyebut BCA akan selalu mendukung pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat, salah satu caranya adalah dengan menyalurkan kredit UMKM.

"BCA akan terus menyalurkan pembiayaan UMKM sesuai regulasi yang ada," ujarnya.

Baca Juga: Rasio Kredit Macet UMKM di Perbankan Kian Memburuk

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: