JAKARTA. Proses restrukturisasi utang (PKPU) perusahaan pembiayaan PT Bima Multifinance berpeluang damai, setelah mayoritas para kreditur menyetujui proposal perdamaian. Lalu bagaimana isi dari proposal perdamaian tersebut? Salah satu pengurus PKPU Bima, Johannes Aritonang mengatakan, dalam penawarannya, debitur menawarkan penerbitan surat utang jangka menengah alias medium term notes (MTN). Adapun hal itu merupakan pengganti dari tawaran sebelumnya yang menggunakan skema convertible bonds (CB). Kendati begitu, Johannes mengatakan, konsep dari MTN tak jauh berbeda CB yakni, selama lima tahun kreditur dapat mengkonversikannya menjadi saham.
Kreditur setujui skema MTN Bima Multifinance
JAKARTA. Proses restrukturisasi utang (PKPU) perusahaan pembiayaan PT Bima Multifinance berpeluang damai, setelah mayoritas para kreditur menyetujui proposal perdamaian. Lalu bagaimana isi dari proposal perdamaian tersebut? Salah satu pengurus PKPU Bima, Johannes Aritonang mengatakan, dalam penawarannya, debitur menawarkan penerbitan surat utang jangka menengah alias medium term notes (MTN). Adapun hal itu merupakan pengganti dari tawaran sebelumnya yang menggunakan skema convertible bonds (CB). Kendati begitu, Johannes mengatakan, konsep dari MTN tak jauh berbeda CB yakni, selama lima tahun kreditur dapat mengkonversikannya menjadi saham.