KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Akses pembiayaan masih menjadi salah satu tantangan bagi pelaku usaha mikro, terutama bagi segmen yang belum memenuhi persyaratan pembiayaan perbankan. Kondisi tersebut menjadi ruang bagi perusahaan teknologi finansial untuk menawarkan alternatif pembiayaan dengan proses yang lebih sederhana. Head of Marketing Kredivo Indina Andamari, mengatakan untuk saat ini Kredivo masih melayani segmen yang berbeda dengan perbankan. Menurut data Laporan Dampak Sosial dan Ekonomi Kredivo, dari sisi pembiayaan ke Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sepanjang 2025 sebanyak 96,9% peminjam modal usaha merupakan pelaku usaha mikro. "Kami masih serve segmen yang berbeda dengan perbankan. Kalau dilihat dari laporan, 96% itu yang benar-benar ukuran mikro, jadi justru kami menyentuh segmen yang mungkin masih sulit dijangkau oleh bank,” ujarnya saat ditemui langsung di Kawasan Jakarta Pusat, Kamis (10/9).
Kredivo Garap Segmen Usaha Mikro yang Belum Terjangkau Perbankan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Akses pembiayaan masih menjadi salah satu tantangan bagi pelaku usaha mikro, terutama bagi segmen yang belum memenuhi persyaratan pembiayaan perbankan. Kondisi tersebut menjadi ruang bagi perusahaan teknologi finansial untuk menawarkan alternatif pembiayaan dengan proses yang lebih sederhana. Head of Marketing Kredivo Indina Andamari, mengatakan untuk saat ini Kredivo masih melayani segmen yang berbeda dengan perbankan. Menurut data Laporan Dampak Sosial dan Ekonomi Kredivo, dari sisi pembiayaan ke Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sepanjang 2025 sebanyak 96,9% peminjam modal usaha merupakan pelaku usaha mikro. "Kami masih serve segmen yang berbeda dengan perbankan. Kalau dilihat dari laporan, 96% itu yang benar-benar ukuran mikro, jadi justru kami menyentuh segmen yang mungkin masih sulit dijangkau oleh bank,” ujarnya saat ditemui langsung di Kawasan Jakarta Pusat, Kamis (10/9).
TAG: