Eropa memburuk, harga emas diramal melambung



SINGAPURA. Harga kontrak emas diprediksi masih akan menanjak dalam beberapa waktu ke depan. Sejumlah analis menilai, krisis utang Eropa yang diprediksi semakin memburuk bakal mendongkrak permintaan emas untuk perlindungan kekayaan. Selain itu, pasar juga pesimistis, pertemuan pimpinan Eropa yang berlangsung pada pekan ini akan menghasilkan kebijakan yang kongkret untuk menangani krisis.

Ada sejumlah indikasi yang menunjukkan hal tersebut. Salah satunya, Kanselir Jerman Angela Merkel masih menentang untuk bergabung dalam penerbitan obligasi bersama Eropa. Selain itu, Cyprus menyusul langkah Spanyol untuk meminta bantuan bailout bagi perbankannya. "Dengan rendahnya ekspektasi investor terhadap pertemuan Eropa, hal ini akan mendongkrak harga komoditas dunia. Tak terkecuali emas," jelas Mark Pervan, head of commodity research Australia & New Zealand Banking Group Ltd. Catatan saja, pada pukul 09.57 waktu Singapura, harga emas di pasar spot tak banyak mencatatkan perubahan di level US$ 1.584,60 per troy ounce. Kemarin (25/6), harga emas mencatatkan kenaikan 0,8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Barratut Taqiyyah Rafie