KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) mengungkapkan, revisi formula Harga Patokan Mineral (HPM) bijih nikel kadar rendah atau limonit dapat membantu mengatasi krisis keekonomian yang sedang dialami oleh fasilitas pengolahan dan pemurnian nikel berbasis High Pressure Acid Leaching (HPAL). Untuk diketahui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 363.K/MB.01/MEM.B/2026 tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Menteri ESDM Nomor 268.K/MB.01/MEM.B/2025 tentang Pedoman Penetapan Harga Patokan Untuk Penjualan Komoditas Mineral Logam dan Batubara. Ketentuan ini ditetapkan pada 11 September 2026 dan mulai berlaku efektif pada 15 September 2026. Perubahan signifikan dalam ketentuan baru ini adalah Corrective Factor (CF) bijih nikel kadar rendah. Di mana, dalam Kepmen anyar ini pemerintah menetapkan CF sebesar 14% untuk bijih dengan kadar Ni ?1,2%, dan CF tersebut turun sebesar 1% untuk setiap penurunan kadar Ni sebesar 0,1%.
Krisis Melanda Industri HPAL, FINI Sambut Revisi Formula HPM Nikel Kadar Rendah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) mengungkapkan, revisi formula Harga Patokan Mineral (HPM) bijih nikel kadar rendah atau limonit dapat membantu mengatasi krisis keekonomian yang sedang dialami oleh fasilitas pengolahan dan pemurnian nikel berbasis High Pressure Acid Leaching (HPAL). Untuk diketahui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 363.K/MB.01/MEM.B/2026 tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Menteri ESDM Nomor 268.K/MB.01/MEM.B/2025 tentang Pedoman Penetapan Harga Patokan Untuk Penjualan Komoditas Mineral Logam dan Batubara. Ketentuan ini ditetapkan pada 11 September 2026 dan mulai berlaku efektif pada 15 September 2026. Perubahan signifikan dalam ketentuan baru ini adalah Corrective Factor (CF) bijih nikel kadar rendah. Di mana, dalam Kepmen anyar ini pemerintah menetapkan CF sebesar 14% untuk bijih dengan kadar Ni ?1,2%, dan CF tersebut turun sebesar 1% untuk setiap penurunan kadar Ni sebesar 0,1%.
TAG: