Krisis Tak Pengaruhi Penjualan Mitra 10 Express



JAKARTA. Di kala krisis finansial, PT Catur Sentosa Adiprana, Tbk masih yakin penjualan barang-barang bahan bangunan tidak akan terganggu. Target penjualan pada tahun 2009 sebanyak Rp 3,4 triliun akan tercapai. Idrus H Widjajakusuma Direktur Catur Sentosa mengungkapkan keyakinannya ini karena perusahaannya menjadi agen tunggal dari berbagai merek bahan bangunan.Misalnya untuk merek cat bangunan, perusahaan yang sudah melantai di bursa ini memegang merek yang sangat laku di pasaran misalnya ICI Dulux dan Mowilex. Untuk keramik, ada merek Roman yang  pasarnya kalangan atas dan Arwana, merek kalangan menengah ke bawah. "Rata-rata merek yang kita pegang itu adalah pemimpin pasarnya," ujar Idrus. Hal ini yang membuat para pembeli akan tetapi melakukan transaksi dengan Catur Sentosa karena tidak bisa melalui perusahaan lain. Dalam bisnis distribusi maupun ritelnya, produk keramik dan cat merupakan tulang punggung dari perusahaan ini untuk mendongkrak penjualannya. "Omset kita 70% dari keramik dan cat," ujarnya. Meskipun diperkirakan properti akan melesu, Idrus sangat yakin kalau produk keramik dan cat adalah barang yang permintaannya tidak akan menurun. "Kedua produk ini barang yang harus dibeli kala membangun atau renovasi rumah," ujar Idrus.Dalam bisnisnya, penjualan distribusi masih menyumbang sekitar 76%, diikuti dengan bisnis ritelnya melalui gerai mitra 10 sebesar 18% dan segmen distribusi kimia sebesar 11%. "Dengan komposisi ini, kita masih yakin kalau penjualan kita akan terus meningkat," ujarnya. Target penjualan pada tahun 2009, Idrus mengatakan akan mengincar sebanyak 3,4 triliun. Sampai kuartal ketiga tahun ini, Catur Sentosa sudah menyentuh penjualan sebanyak Rp 2,1 triliun dari target sebanyak Rp 2,6 triliun.Sementara untuk laba bersih pada kuartal ketiga perusahaan ini membukukan sebanyak Rp48,2 miliar, atau naik 87% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp25,8 miliar.Untuk memperkuat penjualan, Catur akan menambah 10 gerai Mitra 10 baru pada 2009, yang akan dibiayai oleh kombinasi antara kredit bank dan kas operasional. Dana yang disiapkan mencapai Rp100 miliar.Gerai tersebut akan dibuka di berbagai wilayah seperti Jabodetabek, Yogyakarta, Medan, Makassar, dan Bali. "Kami akan membuka Mitra 10 Express dan Mitra 10 Superstore, tiap-tiap merek itu sebanyak lima gerai," jelasnya.Mitra 10 Express merupakan toko bangunan Catur Sentosa dengan ukuran di bawah 1.000 meter persegi (m2), sedangkan Mitra 10 Superstore merupakan jenis gerai bangunan berukuran di atas 1.000 m2.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News