SIINGAPURA. Temasek Holdings Pte melaporkan nilai asetnya mencapai rekor tertinggi dengan bertambah 2,6% pada tahun fiskal yang lalu. Akan tetapi, Temasek harus menerima penurunan laba 16% akibat sumbangan pemasukan dari berbagai unitnya yang menurun karena krisis. Aset perusahaan investasi nasional Singapura ini naik menjadi S$ 198 miliar di tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret. Laba bersihnya merosot menjadi S$ 10,7 miliar, dari S$ 12,7 miliar tahun sebelumnya. “Kami melihat risiko penularan krisis dari Eropa yang berpotensi signifikan. Namun di saat kondisi yang sangat menantang ini, fleksibilitas finansial dan investasi jangka panjang akan memungkinkan kami memanfaatkan peluang,” kata Chia Song Hwee, Head of Strategy and Credit Portfolio Temasek hari ini.
Krisis, Temasek justru tambah investasi di Eropa
SIINGAPURA. Temasek Holdings Pte melaporkan nilai asetnya mencapai rekor tertinggi dengan bertambah 2,6% pada tahun fiskal yang lalu. Akan tetapi, Temasek harus menerima penurunan laba 16% akibat sumbangan pemasukan dari berbagai unitnya yang menurun karena krisis. Aset perusahaan investasi nasional Singapura ini naik menjadi S$ 198 miliar di tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret. Laba bersihnya merosot menjadi S$ 10,7 miliar, dari S$ 12,7 miliar tahun sebelumnya. “Kami melihat risiko penularan krisis dari Eropa yang berpotensi signifikan. Namun di saat kondisi yang sangat menantang ini, fleksibilitas finansial dan investasi jangka panjang akan memungkinkan kami memanfaatkan peluang,” kata Chia Song Hwee, Head of Strategy and Credit Portfolio Temasek hari ini.