JAKARTA. PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) kian gencar menaikkan kapasitas produksinya. Pada 2012 ini, Krakatau Steel mulai membangun pabrik untuk memperoleh hot metal dengan total biaya sekitar US$ 601 juta.Pabrik tersebut nantinya akan menambah kapasitas produksi hot metal Krakatau Steel sebanyak 1,2 juta ton per tahunnya. “Pembangunan pabrik ini akan dilakukan di lingkungan pabrik kami di Cilegon dan ditargetkan akan rampung pada 2014 nanti,” kata Wawan Hermawan, VP Corporate Communication KS saat dihubungi di Jakarta, Rabu (7/3).Dia menjelaskan, penandatanganan kontrak pembangunan pabrik tersebut sebenarnya telah dilakukan sejak November 2011 lalu oleh konsorsium MCC Cherry yang merupakan perusahaan asal China dan PT Krakatau Engineering yang juga anak PT Krakatau Steel.Selain melakukan pembangunan pabrik baru, KS juga melakukan revitasilasi di sejumlah fasilitas produksinya, dengan tujuan menggenjot pendapatannya hingga 15% dari pendapatan 2011. Alasannya, dengan revitalisasi tersebut, pihaknya juga bisa menggenjot kapasitas produksinya hingga 15% di banding 2011 lalu.Wawan mengungkapkan, sejumlah revitalisasi tersebut antara lain, peningkatan kapasitas produksi di pabrik iron making di direct reduction plan menjadi 1,74 juta ton dari kapasitas sebelumnya yang hanya 1,5 juta ton. Kemudian, peningkatan kapasitas produksi di pabrik smelter menjadi 2,1 juta ton dari kapasitas sebelumnya yang hanya 2 juta ton.“Kedua revitalisasi peningkatan kapasitas produksi tersebut diharapkan selesai 2012 ini,” ujar Wawan. Sayang, dia enggan mengungkapkan berapa biaya yang diperlukan untuk melakukan peningkatan kapasitas produksi itu.Seperti diberitakan KONTAN sebelumnya, KS juga mempercepat pembangunan pabrik baja patungannya dengan Pohang Iron and Steel Company (Posco) d I Cilegon. Diperkirakan, pabrik tersebut akan rampung pada pertengahan 2013 nanti, lebih cepat dari perkiraan konstruksi semula.Selain itu, KS juga tengah bekerja sama dengan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dalam proyek peningkatan nilai tambah biji besi menjadi sponge iron atau baja setengah jadi di Kecamatan Batu Licin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.Krakatau Steel dan Antam berkongsi mendirikan PT Meratus Jaya Steel and Iron, perusahaan peleburan bijih besi. Pabrik milik Meratus ini mulai beroperasi pada April 2012 atau paling lambat Mei 2012 dengan total anggaran US$150 juta. Pabrik peleburan bijih besi yang menempati lahan 30 hektare (ha) ini mampu menghasilkan sponge iron 315.000 ton per tahun.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
KS bangun pabrik baru senilai US$ 601 juta
JAKARTA. PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) kian gencar menaikkan kapasitas produksinya. Pada 2012 ini, Krakatau Steel mulai membangun pabrik untuk memperoleh hot metal dengan total biaya sekitar US$ 601 juta.Pabrik tersebut nantinya akan menambah kapasitas produksi hot metal Krakatau Steel sebanyak 1,2 juta ton per tahunnya. “Pembangunan pabrik ini akan dilakukan di lingkungan pabrik kami di Cilegon dan ditargetkan akan rampung pada 2014 nanti,” kata Wawan Hermawan, VP Corporate Communication KS saat dihubungi di Jakarta, Rabu (7/3).Dia menjelaskan, penandatanganan kontrak pembangunan pabrik tersebut sebenarnya telah dilakukan sejak November 2011 lalu oleh konsorsium MCC Cherry yang merupakan perusahaan asal China dan PT Krakatau Engineering yang juga anak PT Krakatau Steel.Selain melakukan pembangunan pabrik baru, KS juga melakukan revitasilasi di sejumlah fasilitas produksinya, dengan tujuan menggenjot pendapatannya hingga 15% dari pendapatan 2011. Alasannya, dengan revitalisasi tersebut, pihaknya juga bisa menggenjot kapasitas produksinya hingga 15% di banding 2011 lalu.Wawan mengungkapkan, sejumlah revitalisasi tersebut antara lain, peningkatan kapasitas produksi di pabrik iron making di direct reduction plan menjadi 1,74 juta ton dari kapasitas sebelumnya yang hanya 1,5 juta ton. Kemudian, peningkatan kapasitas produksi di pabrik smelter menjadi 2,1 juta ton dari kapasitas sebelumnya yang hanya 2 juta ton.“Kedua revitalisasi peningkatan kapasitas produksi tersebut diharapkan selesai 2012 ini,” ujar Wawan. Sayang, dia enggan mengungkapkan berapa biaya yang diperlukan untuk melakukan peningkatan kapasitas produksi itu.Seperti diberitakan KONTAN sebelumnya, KS juga mempercepat pembangunan pabrik baja patungannya dengan Pohang Iron and Steel Company (Posco) d I Cilegon. Diperkirakan, pabrik tersebut akan rampung pada pertengahan 2013 nanti, lebih cepat dari perkiraan konstruksi semula.Selain itu, KS juga tengah bekerja sama dengan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dalam proyek peningkatan nilai tambah biji besi menjadi sponge iron atau baja setengah jadi di Kecamatan Batu Licin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.Krakatau Steel dan Antam berkongsi mendirikan PT Meratus Jaya Steel and Iron, perusahaan peleburan bijih besi. Pabrik milik Meratus ini mulai beroperasi pada April 2012 atau paling lambat Mei 2012 dengan total anggaran US$150 juta. Pabrik peleburan bijih besi yang menempati lahan 30 hektare (ha) ini mampu menghasilkan sponge iron 315.000 ton per tahun.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News