KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mewaspadai meningkatnya risiko global akibat eskalasi konflik geopolitik yang memicu lonjakan harga energi, volatilitas pasar keuangan, dan tekanan terhadap arus modal. Meski demikian, KSSK memastikan stabilitas sistem keuangan Indonesia tetap terjaga pada kuartal II 2026 meski tekanan eksternal meningkat. Seiring dengan itu, KSSK juga tetap optimistis perekonomian Indonesia masih mampu tumbuh pada kisaran 5,6%-6,0% sepanjang 2026. Ketua KSSK, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan memasuki kuartal II 2026, tekanan eksternal kembali meningkat seiring eskalasi konflik geopolitik, kenaikan harga energi, volatilitas pasar keuangan global, serta tekanan terhadap nilai tukar dan arus modal.
KSSK Waspadai Risiko Global Berdampak ke Domestik, Optimis Ekonomi RI Tumbuh 5,6%-6%
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mewaspadai meningkatnya risiko global akibat eskalasi konflik geopolitik yang memicu lonjakan harga energi, volatilitas pasar keuangan, dan tekanan terhadap arus modal. Meski demikian, KSSK memastikan stabilitas sistem keuangan Indonesia tetap terjaga pada kuartal II 2026 meski tekanan eksternal meningkat. Seiring dengan itu, KSSK juga tetap optimistis perekonomian Indonesia masih mampu tumbuh pada kisaran 5,6%-6,0% sepanjang 2026. Ketua KSSK, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan memasuki kuartal II 2026, tekanan eksternal kembali meningkat seiring eskalasi konflik geopolitik, kenaikan harga energi, volatilitas pasar keuangan global, serta tekanan terhadap nilai tukar dan arus modal.