Kuartal I-2021, belanja modal UNTR di tambang Martabe capai sekitar US$ 7 juta



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kegiatan pembelanjaan modal PT United Tractors Tbk pada lini bisnis emas terus berjalan. Pada sepanjang kuartal pertama tahun ini, emiten berkode saham UNTR itu sudah membelanjakan dana sekitar US$ 7 juta khusus untuk lini bisnis emas.

Selain untuk membiayai kegiatan eksplorasi guna memastikan ketersediaan cadangan emas yang siap ditambang, pembelanjaan modal UNTR pada lini bisnis emas juga dialokasikan untuk pengembangan processing plant dan alat operasional.

Processing plant untuk refinery gold tetap harus di-maintain dan disesuaikan kapasitasnya dengan tipe emas yang diekstraksi. Jika penggalian semakin dalam, ada proses refinery dan alat operasi yg harus disesuaikan,” terang Sekretaris Perusahaan UNTR, Sara K. Loebis saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (19/5).


Baca Juga: Sukses Mencapai Rekor Tertinggi, UNTR Kerek Target Penjualan Alat Berat Komatsu 47%

Seperti diketahui, UNTR melalui anak usaha dengan kepemilikan tidak langsung, PT Agincourt Resources (PTAR) mengoperasikan Tambang Emas  Martabe yang berlokasi di provinsi Sumatera Utara. 

Sepanjang tahun lalu, penjualan emas UNTR melalui PTAR mencapai 319.700 Gold Equivalent Ounces (GEOs) dengan pendapatan senilai Rp 7 triliun atau setara 11,60% dari total pendapatan bersih UNTR. Tahun ini, UNTR mengalokasikan sekitar 40% dari anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) perusahaan untuk segmen usaha ini.

Hingga tutup tahun nanti, UNTR menargetkan volume produksi di kisaran 340.000 ons. Sara bilang, penjualan emas UNTR masih akan menyasar pelanggan di sektor perbankan. Hanya saja, ia enggan merinci pelanggan yang dimaksud.

Pada tiga bulan pertama tahun ini, UNTR telah mencatatkan penjualan 95.300 ons emas. Realisasi ini naik 1% dari realisasi periode yang sama tahun lalu yang sebesar 94.800 ons.

Selanjutnya: Kenaikan harga batubara akan mengangkat penjualan alat berat United Tractors (UNTR)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .