JAKARTA. Kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BPD Jatim) dalam tiga bulan pertama di tahun ini masih menggairahkan. Pada kuartal I-2016, BPD Jatim membukukan laba bersih bersih sebesar Rp 312,84 miliar. Jumlah tersebut tumbuh sebesar 21,51% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu alias year on year (yoy). Sekretaris Perusahaan BPD Jatim Ferdian Timur S mengatakan, kinerja keuangan Bank Jatim menunjukan performa yang baik. Laba sebelum pajak juga berhasil tumbuh sebesar 23,99% yoy menjadi Rp 444,15 miliar. Selain itu, pendapatan bunga meningkat 10,63% yoy menjadi Rp 1,16 triliun. Lalu, dana pihak ketiga (DPK) per kuartal I-2016 mencapai Rp 41,51 triliun, tumbuh 9,30% yoy. "Perolehan DPK masih di dominasi oleh giro sebagai penyumbang angka tertinggi yaitu sebesar Rp 21,04 triliun atau naik 15% yoy," papar Ferdian, Senin (11/4).
Kuartal I, laba BPD Jatim tumbuh 21,5%
JAKARTA. Kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BPD Jatim) dalam tiga bulan pertama di tahun ini masih menggairahkan. Pada kuartal I-2016, BPD Jatim membukukan laba bersih bersih sebesar Rp 312,84 miliar. Jumlah tersebut tumbuh sebesar 21,51% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu alias year on year (yoy). Sekretaris Perusahaan BPD Jatim Ferdian Timur S mengatakan, kinerja keuangan Bank Jatim menunjukan performa yang baik. Laba sebelum pajak juga berhasil tumbuh sebesar 23,99% yoy menjadi Rp 444,15 miliar. Selain itu, pendapatan bunga meningkat 10,63% yoy menjadi Rp 1,16 triliun. Lalu, dana pihak ketiga (DPK) per kuartal I-2016 mencapai Rp 41,51 triliun, tumbuh 9,30% yoy. "Perolehan DPK masih di dominasi oleh giro sebagai penyumbang angka tertinggi yaitu sebesar Rp 21,04 triliun atau naik 15% yoy," papar Ferdian, Senin (11/4).