JAKARTA. PT Modernland Realty Tbk (MDLN) baru membukukan marketing sales Rp 476,5 miliar pada Kuartal I 2014 ini. Jumlah itu masih jauh dari target akhir tahun yang mencapai Rp 4 triliun.Cuncun Wijaya, Investor Relation MDLN mengatakan, capaian itu disebabkan belum adanya proyek baru yang diluncurkan sepanjang Kuartal I lalu. Apalagi, proyek besar MDLN yakni Jakarta Garden City (JGC) baru akan diluncurkan di bulan ini dan bulan Agustus mendatang.Proyek perumahan JGC inilah yang bakal menopang pendapatan pra penjualan atau marketing sales MDLN. Targetnya, kontribusi dari penjualan residensial mencapai Rp 1,7 triliun, industrial Rp 1,1 triliun, dan sisanya dari penjualan lahan. "Di Kuartal I, kami masih merealisasikan penjualan dari proyek tahun lalu, jadi jumlahnya masih kecil," jelasnya ke KONTAN, Minggu, (13/4).Dia bilang, dari raihan marketing sales di Kuartal I itu, sebesar 80% berasal dari proyek residensial. Cuncun yakin, empat kluster JGC akan terjual habis dan memberi kontribusi tinggi untuk pendapatan MDLN.Sekadar menyegarkan, akuisisi JGC dilakukan melalui penandatanganan Akta Pengambilalihan Saham dari PT Mitra Sindo Sukses (MSS) dan PT Mitra Sindo Makmur (MSM), dari entitas Keppel Land Ltd, Singapura.MDLN mencaplok 3,61 juta saham Le-Vision Pte. Ltd. di MSS dan 1,22 juta saham Castlehigh Pte. Ltd. di MSM. Nilai akuisisi ini mencapai Rp 2,29 triliun.Tahun ini, MDLN menyiapkan dana ekspansi sebesar Rp 1,3 triliun. Dana itu akan digunakan untuk menuntaskan akuisisi lahan di Cikande, Banten dan di Jakarta Timur sebesar 900 hektare (ha) lahan.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Kuartal I, marketing sales MDLN Rp 476,5 miliar
JAKARTA. PT Modernland Realty Tbk (MDLN) baru membukukan marketing sales Rp 476,5 miliar pada Kuartal I 2014 ini. Jumlah itu masih jauh dari target akhir tahun yang mencapai Rp 4 triliun.Cuncun Wijaya, Investor Relation MDLN mengatakan, capaian itu disebabkan belum adanya proyek baru yang diluncurkan sepanjang Kuartal I lalu. Apalagi, proyek besar MDLN yakni Jakarta Garden City (JGC) baru akan diluncurkan di bulan ini dan bulan Agustus mendatang.Proyek perumahan JGC inilah yang bakal menopang pendapatan pra penjualan atau marketing sales MDLN. Targetnya, kontribusi dari penjualan residensial mencapai Rp 1,7 triliun, industrial Rp 1,1 triliun, dan sisanya dari penjualan lahan. "Di Kuartal I, kami masih merealisasikan penjualan dari proyek tahun lalu, jadi jumlahnya masih kecil," jelasnya ke KONTAN, Minggu, (13/4).Dia bilang, dari raihan marketing sales di Kuartal I itu, sebesar 80% berasal dari proyek residensial. Cuncun yakin, empat kluster JGC akan terjual habis dan memberi kontribusi tinggi untuk pendapatan MDLN.Sekadar menyegarkan, akuisisi JGC dilakukan melalui penandatanganan Akta Pengambilalihan Saham dari PT Mitra Sindo Sukses (MSS) dan PT Mitra Sindo Makmur (MSM), dari entitas Keppel Land Ltd, Singapura.MDLN mencaplok 3,61 juta saham Le-Vision Pte. Ltd. di MSS dan 1,22 juta saham Castlehigh Pte. Ltd. di MSM. Nilai akuisisi ini mencapai Rp 2,29 triliun.Tahun ini, MDLN menyiapkan dana ekspansi sebesar Rp 1,3 triliun. Dana itu akan digunakan untuk menuntaskan akuisisi lahan di Cikande, Banten dan di Jakarta Timur sebesar 900 hektare (ha) lahan.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News