JAKARTA. Di tengah krisis global, minat konsumen untuk membeli barang elektronik dengan cara kredit ternyata masih tetap tinggi. Paling tidak itu terbukti dari peningkatan nilai kredit elektronik PT Federal International Finance (Spektra FIF). Sepanjang kuartal I 2009 lalu, pembiayaan elektronik FIF tumbuh 15% dibanding periode yang sama tahun lalu. Total pembiayaan elektronik FIF mencapai Rp 400 miliar. "Tiap bulan, naik sekitar 10%," ujar Kepala Marketing Spektra FIF, Rita Sukmawati. Meski terus naik, Rita bilang, perusahaan tempat dia bekerja tidak akan merevisi target kredit yang mereka patok Rp 1 triliun. Maklum, target itu sudah lebih tinggi 5,26% ketimbang perolehan tahun lalu yang sebesar Rp 950 miliar. "Kami masih akan melihat prospek," ujar Rita. Walau tampak gede, target sebesar itu sebenarnya hanya 7% dari nilai total pembiayaan FIF.
Kuartal I, Pembiayaan Kredit Elektronik FIF Tumbuh 15%
JAKARTA. Di tengah krisis global, minat konsumen untuk membeli barang elektronik dengan cara kredit ternyata masih tetap tinggi. Paling tidak itu terbukti dari peningkatan nilai kredit elektronik PT Federal International Finance (Spektra FIF). Sepanjang kuartal I 2009 lalu, pembiayaan elektronik FIF tumbuh 15% dibanding periode yang sama tahun lalu. Total pembiayaan elektronik FIF mencapai Rp 400 miliar. "Tiap bulan, naik sekitar 10%," ujar Kepala Marketing Spektra FIF, Rita Sukmawati. Meski terus naik, Rita bilang, perusahaan tempat dia bekerja tidak akan merevisi target kredit yang mereka patok Rp 1 triliun. Maklum, target itu sudah lebih tinggi 5,26% ketimbang perolehan tahun lalu yang sebesar Rp 950 miliar. "Kami masih akan melihat prospek," ujar Rita. Walau tampak gede, target sebesar itu sebenarnya hanya 7% dari nilai total pembiayaan FIF.