Kuartal II, Perekonomian Korsel Tumbuh 1,5%



SEOUL. Pertumbuhan ekonomi Korea Selatan pada kuartal kedua lebih cepat ketimbang yang diprediksikan semula. Hal ini ditengarai bakal menyurung peningkatan suku bunga.Gross domestic product (GDP) pada kuartal kedua meningkat 1,5% dibandingkan kuartal pertama. Hal ini ditegaskan oleh Bank of Korea atau Bank Sentral Korea, Senin (26/7). Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, pada kuartal kedua tahun ini GDP Korsel naik 7,2%. Bulan Juli ini, Bank of Korea membebek tetangganya di Asia yaitu Thailand, Taiwan dan Malaysia yang mengerek suku bunganya. Besok, India diprediksi juga bakal meningkatkan suku bunganya untuk yang kedua kalinya pada bulan ini seiring dengan Asia yang memimpin pemulihan perekonomian global. "Ini merupakan kuartal yang baik. Terimakasih atas kuatnya kinerja ekspor,"tegas Lee Sang Jae, Ekonom Hyundai Securities Co. di Seoul. Menurutnya, para pemangku kebijakan akan terus menormalkan suku bunga dan meningkatkannya sedikitnya dua kali lagi menjadi 2,75% pada akhir tahun ini. Kinerja perekonomian Korsel banyak disurung oleh ekspor. Tahun ini, ekspor Korsel kemungkinan akan tumbuh 5,9%; pertumbuhan yang lebih tinggi dari yang diprediksikan pada bulan April 2010 lalu yang hanya 5,2%.


Editor: