KONTAN.CO.ID - HAVANA. Kuba mengatakan akan membebaskan 51 tahanan dalam beberapa hari mendatang berdasarkan kesepakatan dengan Vatikan, pada saat pemerintah Komunis berada di bawah tekanan yang meningkat dari Amerika Serikat (AS) untuk mereformasi pemerintahan satu partainya. Pembebasan tahanan ini terjadi dua minggu setelah Menteri Luar Negeri Bruno Rodriguez bertemu dengan Paus Leo di Vatikan dan pada saat Kuba menghadapi krisis ekonomi yang parah, yang diperparah oleh pemberlakuan blokade minyak virtual oleh Presiden AS Donald Trump di pulau Karibia tersebut. "Dalam semangat niat baik dan hubungan yang erat dan lancar antara negara Kuba dan Vatikan, yang komunikasinya secara historis telah terjaga mengenai peninjauan dan pembebasan tahanan, pemerintah Kuba telah memutuskan untuk membebaskan 51 orang yang dijatuhi hukuman penjara dalam beberapa hari mendatang," kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan, Kamis (12/3/2026).
Kuba Bakal Bebaskan 51 Tahanan dalam Kesepakatan yang Dimediasi Vatikan
KONTAN.CO.ID - HAVANA. Kuba mengatakan akan membebaskan 51 tahanan dalam beberapa hari mendatang berdasarkan kesepakatan dengan Vatikan, pada saat pemerintah Komunis berada di bawah tekanan yang meningkat dari Amerika Serikat (AS) untuk mereformasi pemerintahan satu partainya. Pembebasan tahanan ini terjadi dua minggu setelah Menteri Luar Negeri Bruno Rodriguez bertemu dengan Paus Leo di Vatikan dan pada saat Kuba menghadapi krisis ekonomi yang parah, yang diperparah oleh pemberlakuan blokade minyak virtual oleh Presiden AS Donald Trump di pulau Karibia tersebut. "Dalam semangat niat baik dan hubungan yang erat dan lancar antara negara Kuba dan Vatikan, yang komunikasinya secara historis telah terjaga mengenai peninjauan dan pembebasan tahanan, pemerintah Kuba telah memutuskan untuk membebaskan 51 orang yang dijatuhi hukuman penjara dalam beberapa hari mendatang," kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan, Kamis (12/3/2026).
TAG: