KONTAN.CO.ID - HAVANA. Pemerintah Kuba menyatakan sebanyak 32 warga negaranya tewas dalam operasi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela yang bertujuan menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro untuk diadili di AS. Pernyataan tersebut disampaikan pemerintah Kuba pada Minggu (4/1/2025). Dalam keterangan resminya, Havana menetapkan dua hari berkabung nasional pada 5 dan 6 Januari sebagai bentuk penghormatan kepada para korban. Pemerintah Kuba juga menyebutkan bahwa pengaturan pemakaman akan diumumkan kemudian. Meski tidak mengungkapkan detail rinci mengenai lokasi dan kronologi lengkap kejadian, pemerintah Kuba menegaskan bahwa seluruh korban merupakan anggota angkatan bersenjata dan badan intelijen Kuba.
Kuba Klaim 32 Warganya Tewas dalam Operasi Militer AS di Venezuela, Havana Berkabung
KONTAN.CO.ID - HAVANA. Pemerintah Kuba menyatakan sebanyak 32 warga negaranya tewas dalam operasi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela yang bertujuan menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro untuk diadili di AS. Pernyataan tersebut disampaikan pemerintah Kuba pada Minggu (4/1/2025). Dalam keterangan resminya, Havana menetapkan dua hari berkabung nasional pada 5 dan 6 Januari sebagai bentuk penghormatan kepada para korban. Pemerintah Kuba juga menyebutkan bahwa pengaturan pemakaman akan diumumkan kemudian. Meski tidak mengungkapkan detail rinci mengenai lokasi dan kronologi lengkap kejadian, pemerintah Kuba menegaskan bahwa seluruh korban merupakan anggota angkatan bersenjata dan badan intelijen Kuba.