Kupon 6,25%, ST016 Sudah Laku 37%, Ini Cara Investasi Sukuk Terbaru, Modal Rp 1 Juta
Jumat, 15 Mei 2026 07:41 WIB
Oleh: Adi Wikanto, Alya Fathinah | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investor antusias dengan penawaran Surat Berharga Negara (SBN) ritel seri Sukuk Tabungan 016 (ST016). Dalam sepekan masa penawaran, penjualan ST016 telah melampaui 30% dari target yang ditetapkan pemerintah. Simak cara investasi sukuk ST016 dengan modal hanya Rp 1 juta. Pemerintah menawarkan ST016 sejak 8 Mei 2026 hingga 3 Juni 2026 atau selama 26 hari masa penawaran. Instrumen investasi syariah ini menjadi salah satu pilihan masyarakat di tengah kebutuhan terhadap aset yang stabil dan menawarkan imbal hasil kompetitif. Berdasarkan data bibit.id, penjualan ST016 tenor dua tahun (ST016T2) telah mencapai 37,4%, sedangkan tenor empat tahun (ST016T4) sebesar 37,6%. Bibit adalah salah satu lembaga keuangan yang
Baca Juga: Hari Ini (15/5) Bursa Saham BEI Libur atau Buka? Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA), David Sumual menilai capaian tersebut tergolong cukup baik mengingat masa penawaran masih cukup panjang. Namun demikian, keberhasilan penjualan ST016 tetap akan ditentukan hingga akhir periode penawaran. "Jika dibandingkan dengan ST015, minat investor pada awal penawaran untuk ST016 tenor 2 tahun lebih rendah dengan besaran ST016 sebesar 37,4% dan ST015 sebesar 63%," kata David, Rabu (13/5/2026). Sementara itu, penjualan ST016 tenor empat tahun relatif serupa dengan ST015 tenor 4 tahun yang juga berada di kisaran 30% pada awal penawaran. Menurut David, daya tarik utama ST016 berasal dari karakteristiknya yang menyerupai deposito. Instrumen ini dijamin oleh negara, menawarkan pembayaran kupon bulanan, serta memiliki tarif pajak yang lebih rendah dibandingkan deposito, yakni sebesar 10%. Selain itu, ST016 menawarkan skema kupon floating with floor. Dengan mekanisme tersebut, tingkat imbal hasil berpotensi meningkat mengikuti kenaikan suku bunga acuan, namun tetap memiliki batas minimal di atas 6%. Tonton: Nadiem Dituntut 18 Tahun, Kuasa Hukum Serang Dasar Dakwaan Jaksa Tak hanya menawarkan keuntungan finansial, ST016 juga mengusung prinsip syariah. Dana hasil penerbitannya turut digunakan untuk pembiayaan proyek-proyek ramah lingkungan, sehingga menarik bagi investor yang mempertimbangkan aspek keberlanjutan dalam investasi. Prospek permintaan ST016 dinilai masih cukup baik, terutama di tengah kebutuhan investor terhadap instrumen investasi yang lebih stabil dengan imbal hasil relatif tinggi dalam jangka pendek. "ST016 dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang menginginkan instrumen investasi stabil dengan tingkat imbal hasil menarik," ujar David. Bahkan, David memperkirakan ST016 berpeluang mencapai target penjualan pada akhir masa penawaran. Meski demikian, investor tetap perlu memperhatikan risiko utama ST016, yakni sifatnya yang non-tradable sehingga tidak dapat dicairkan sewaktu-waktu seperti instrumen yang diperdagangkan di pasar sekunder. Tonton: Harga Pertalite Asli Lebih Mahal dari Pertamax, Kok Bisa? Ini Penjelasan Pakar Cara Pemesanan ST016 Untuk pemesanan, pemerintah menetapkan minimum pembelian sebesar Rp1 juta dan berlaku kelipatan Rp1 juta. Berikut cara investasi sukuk tabungan ST016 : 1. Registrasi Registrasi untuk investasi sukuk tabungan ST016 dapat dilakukan setiap saat bahkan sebelum masa penawaran SBN Ritel dibuka. Calon Investor dapat mendaftarkan diri pada sistem elektronik yang disediakan oleh Mitra Distribusi (Midis), dengan menginput data-data antara lain, data diri, nomor SID (Single Investor Identification), nomor Rekening Dana dan nomor Rekening Surat Berharga. Bagi Calon Investor yang belum memiliki nomor SID, Rekening Dana, dan/atau Rekening Surat Berharga, dapat menghubungi Midis. Single Investor Identification (SID) atau Nomor Tunggal Identitas Pemodal adalah kode tunggal dan khusus yang diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek lndonesia (KSEI) selaku lembaga penyimpanan dan penyelesaian. 2. Pemesanan Setelah registrasi berhasil, calon investor melakukan pemesanan sukuk tabungan ST016 dengan sebelumnya membaca ketentuan dalam Memorandum Informasi. Pemesanan hanya dapat dilakukan pada saat masa penawaran sukuk tabungan ST016 . Tonton: Pemerintah Godok Regulasi Vape, Industri Desak Kepastian Berbasis Data 3. Pembayaran Setelah pemesanan diverifikasi (verified order), calon Investor mendapatkan kode pembayaran (billing code) atas pembelian sukuk tabungan ST016 melalui email/sms sesuai kebijakan masing-masing Mitra Distribusi. Kode pembayaran digunakan untuk penyetoran dana investasi melalui Bank Persepsi (teller, ATM, internet banking, mobile banking)/ Pos/ Lembaga Persepsi Lainnya dalam batas waktu yang ditentukan. 4. Konfirmasi Setelah pembayaran, calon Investor akan memperoleh NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan notifikasi completed order serta akan memperoleh alokasi sukuk tabungan ST016 pada tanggal setelmen/penerbitan. Setelah setelmen, investor dapat meminta Bukti Konfirmasi Kepemilikan sukuk tabungan ST016 kepada Mitra Distribusi. Tonton: Usung Target PLTS 100 GW, Prabowo Dorong Kolaborasi Energi Terbarukan di ASEAN Mitra Distribusi ST016 Beberapa bank yang menjadi mitra distribusi antara lain Bank Central Asia, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Negara Indonesia. Selain itu, pemerintah juga menggandeng bank syariah seperti Bank Syariah Indonesia serta platform investasi digital seperti Bareksa, Bibit, dan Tanamduit untuk memperluas jangkauan investor ritel. Melalui penerbitan sukuk tabungan ST016 ini, pemerintah berharap partisipasi masyarakat dalam pembiayaan pembangunan nasional semakin meningkat sekaligus memperkuat pengembangan pasar keuangan syariah di dalam negeri. Masyarakat atau investor individu dapat membeli SBSBN ini melalui daftar mitra distribusi berikut : Bank Umum: 1. PT Bank Central Asia Tbk 2. PT Bank CIMB Niaga Tbk 3. PT Bank Danamon Indonesia Tbk 4. PT Bank DBS Indonesia 5. PT Bank HSBC Indonesia 6. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 7. PT Bank Maybank Indonesia Tbk 8. PT Bank Mega Tbk 9. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10. PT Bank OCBC NISP Tbk 11. PT Bank Panin Tbk 12. PT Bank Permata Tbk 13. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 14. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 15. PT Bank UOB Indonesia 16. PT Bank SMBC Indonesia Tbk 17. Standard Chartered Bank
Tonton: Xi Jinping Vonis Mati 2 Eks Menteri Pertahanan China Yang Terlibat Skandal KorupsiBank Umum Syariah: 18. PT Bank Victoria International Tbk 19. PT Bank Syariah Indonesia Tbk 20. PT Bank Muamalat Tbk Perusahaan Efek: 21. PT BNI Sekuritas 22. PT BRI Danareksa Sekuritas 23. PT Mandiri Sekuritas 24. PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk 25. PT Bahana Sekuritas 26. PT Binaartha Sekuritas 27. PT Panin Sekuritas Tbk 28. PT Phillip Sekuritas Indonesia Perusahaan Efek Khusus (APERD Financial Technology): 29. PT Bareksa Portal Investasi 30. PT Nusantara Sejahtera Investama (FUNDtastic+) 31. PT Star Mercato Capitale (Tanamduit) 32. PT Bibit Tumbuh Bersama
Rp 17.529 per Dollar AS, Kurs Rupiah Di Titik Terendah Dalam Sejarah, Ini Dampaknya!