KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat minat masyarakat terhadap Kredit Pemilikan Perumahan (KPP) berbasis Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus menunjukkan tren positif sejak diluncurkan pada akhir 2025. Hingga 17 Januari 2026, total penyaluran KPP BNI telah mencapai Rp 810,31 miliar kepada 818 debitur. Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal menjelaskan, penyaluran tersebut terdiri dari dua skema. Dari sisi demand, realisasi mencapai Rp 241,88 miliar kepada 671 debitur. Sementara dari sisi supply, pembiayaan mencapai Rp 568,43 miliar yang disalurkan kepada 147 debitur. “Capaian ini mencerminkan minat dan kebutuhan pembiayaan perumahan yang cukup baik dari masyarakat, seiring meningkatnya awareness terhadap skema KPP serta dukungan kebijakan pemerintah di sektor perumahan,” ujar Iqbal kepada kontan.co.id, Selasa (20/1).
KUR Perumahan BNI Tumbuh Positif, Penyaluran Tembus Rp 810,31 Miliar
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat minat masyarakat terhadap Kredit Pemilikan Perumahan (KPP) berbasis Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus menunjukkan tren positif sejak diluncurkan pada akhir 2025. Hingga 17 Januari 2026, total penyaluran KPP BNI telah mencapai Rp 810,31 miliar kepada 818 debitur. Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal menjelaskan, penyaluran tersebut terdiri dari dua skema. Dari sisi demand, realisasi mencapai Rp 241,88 miliar kepada 671 debitur. Sementara dari sisi supply, pembiayaan mencapai Rp 568,43 miliar yang disalurkan kepada 147 debitur. “Capaian ini mencerminkan minat dan kebutuhan pembiayaan perumahan yang cukup baik dari masyarakat, seiring meningkatnya awareness terhadap skema KPP serta dukungan kebijakan pemerintah di sektor perumahan,” ujar Iqbal kepada kontan.co.id, Selasa (20/1).
TAG: