KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bergerak volatile dalam sepekan, nilai tukar rupiah berpotensi menguat di perdagangan pekan depan. Hal ini didukung kuatnya sentimen stimulus Amerika Serikat (AS) yang berpotensi menekan indeks dolar. Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Jumat (29/1) kurs rupiah berhasil menguat 0,34% ke level Rp 14.030 per dolar AS dan menguat tipis 0,03% dalam sepekan. Sedangkan kurs tengah Bank Indonesia (Jisdor) mencatatkan pelemahan tipis 0,21% rupiah ke level Rp 14.084 per dolar AS dalam sepekan. Analis HFX International Berjangka Ady Phangestu mengungkapkan, pergerakan rupiah terhadap dolar AS sudah ditransaksikan dalam mode konsolidasi sejak pertengahan November 2020. Secara keseluruhan, dia menilai rupiah cenderung menguat sepanjang Januari 2021 dan berpotensi untuk konsolidasi di Februari 2021.
Kurs rupiah bisa melanjutkan penguatan pekan depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bergerak volatile dalam sepekan, nilai tukar rupiah berpotensi menguat di perdagangan pekan depan. Hal ini didukung kuatnya sentimen stimulus Amerika Serikat (AS) yang berpotensi menekan indeks dolar. Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Jumat (29/1) kurs rupiah berhasil menguat 0,34% ke level Rp 14.030 per dolar AS dan menguat tipis 0,03% dalam sepekan. Sedangkan kurs tengah Bank Indonesia (Jisdor) mencatatkan pelemahan tipis 0,21% rupiah ke level Rp 14.084 per dolar AS dalam sepekan. Analis HFX International Berjangka Ady Phangestu mengungkapkan, pergerakan rupiah terhadap dolar AS sudah ditransaksikan dalam mode konsolidasi sejak pertengahan November 2020. Secara keseluruhan, dia menilai rupiah cenderung menguat sepanjang Januari 2021 dan berpotensi untuk konsolidasi di Februari 2021.