KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketidakpastian ekonomi global membuat rupiah beberapa kali terkapar dihadapan dollar AS. Hal ini dinilai dapat mempengaruhi dunia usaha di Indonesia. Mengutip Bloomberg, kurs rupiah berada di level Rp 15.427 per dollar AS pada penutupan perdagangan Jumat (14/10) lalu. Mata uang rupiah sudah menembus level Rp 15.000-an per dollar AS sejak akhir September lalu. Sekretaris Jenderal Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Toto Dirgantoro mengatakan, tren depresiasi rupiah sebenarnya sejauh ini berdampak negatif bagi para eksportir, apalagi jika eksportir tersebut mengandalkan bahan baku produk yang berasal dari dalam negeri. Kondisi sebaliknya bisa jadi dirasakan oleh eksportir yang memakai bahan baku impor, kemudian diolah dan diekspor lagi ke luar negeri.
Kurs Rupiah Menembus Lebih dari Rp 15.000 per Dollar AS, Begini Respons GPEI
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketidakpastian ekonomi global membuat rupiah beberapa kali terkapar dihadapan dollar AS. Hal ini dinilai dapat mempengaruhi dunia usaha di Indonesia. Mengutip Bloomberg, kurs rupiah berada di level Rp 15.427 per dollar AS pada penutupan perdagangan Jumat (14/10) lalu. Mata uang rupiah sudah menembus level Rp 15.000-an per dollar AS sejak akhir September lalu. Sekretaris Jenderal Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Toto Dirgantoro mengatakan, tren depresiasi rupiah sebenarnya sejauh ini berdampak negatif bagi para eksportir, apalagi jika eksportir tersebut mengandalkan bahan baku produk yang berasal dari dalam negeri. Kondisi sebaliknya bisa jadi dirasakan oleh eksportir yang memakai bahan baku impor, kemudian diolah dan diekspor lagi ke luar negeri.