Kurs rupiah tertekan ke Rp 14.526 per dolar pada Senin (19/7) siang



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah 0,19% di awal pekan ini. Senin (19/7) pukul 11.50 WIB, kurs rupiah spot berada di Rp 14.526 per dolar Amerika Serikat (AS). Kurs rupiah ini mencapai level paling lemah dalam enam hari terakhir sejak Senin pekan lalu. 

SMBC Nikko Securities di Tokyo mengatakan, rupiah menghadapi tekanan pelemahan lebih lanjut. Kota Hirayama, senior emerging market economist SMBC Nikko Securities mengatakan bahwa prospek rupiah melemah jika dilihat dari perspektif selisih suku bunga.

"Kondisi risk-off di pasar masih berlangsung pekan ini," kata Eddie Cheung, senior emerging markets strategist Credit Agricole CIB kepada Bloomberg. Cheung menambahkan bahwa sejak akhir pekan lalu, pasar keuangan khawatir akan penyebaran Covid-19, terutama di sebagian Asia Tenggara.


Penyebaran Covid-19 di beberapa negara ASEAN masih akan menyebabkan pasar keuangan tertekan.

Baca Juga: IHSG turun 0,67% ke 6.031 pada akhir perdagangan sesi I, Senin (19/7)

Pelemahan kurs rupiah ini beriringan dengan pergerakan mata uang Asia yang mayoritas melemah. Dari berbagai mata uang Asia, hanya yen Jepang yang menguat terhadap the greenback.

Sementara pelemahan paling dalam mata uang di Asia adalah won yang tertekan 0,55%. Pelemahan won berturut-turut disusul oleh peso, ringgit, rupee, dolar Taiwan, dan baht. Persentase pelemahan kurs rupiah berada di belakang baht.

Selanjutnya: Kurs rupiah melemah ke Rp 14.525 per dolar AS pada Senin (19/7) pagi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati