KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah kursi strategis di badan usaha milik negara (BUMN) masih belum terisi definitif. Kondisi ini terlihat di beberapa perusahaan seperti Perumnas, Danareksa, Bahana, hingga Rajawali Nusindo yang masih diisi pelaksana tugas (Plt) atau bahkan belum lengkap jajaran direksi dan komisarisnya. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria menegaskan kekosongan jabatan tersebut bukan tanpa alasan. Pemerintah memilih berhati-hati karena sebagian besar BUMN yang masih lowong tengah menghadapi persoalan mendasar, terutama terkait keuangan dan model bisnis. “Kayak saya bilang. Ini lakukan secara comprehensive. Kita tidak mau tergesa-gesa. Rata-rata perusahaan yang masih kosong itu kita monitor, karena biasanya mereka menghadapi problem. Baik itu financial problem, maupun yang macam-macam,” ujarnya kepada wartawan di Cilacap, Rabu (29/4/2026).
Kursi Bos BUMN Masih Lowong, BP BUMN: Jangan Tergesa-gesa, Fokus Restrukturisasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah kursi strategis di badan usaha milik negara (BUMN) masih belum terisi definitif. Kondisi ini terlihat di beberapa perusahaan seperti Perumnas, Danareksa, Bahana, hingga Rajawali Nusindo yang masih diisi pelaksana tugas (Plt) atau bahkan belum lengkap jajaran direksi dan komisarisnya. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria menegaskan kekosongan jabatan tersebut bukan tanpa alasan. Pemerintah memilih berhati-hati karena sebagian besar BUMN yang masih lowong tengah menghadapi persoalan mendasar, terutama terkait keuangan dan model bisnis. “Kayak saya bilang. Ini lakukan secara comprehensive. Kita tidak mau tergesa-gesa. Rata-rata perusahaan yang masih kosong itu kita monitor, karena biasanya mereka menghadapi problem. Baik itu financial problem, maupun yang macam-macam,” ujarnya kepada wartawan di Cilacap, Rabu (29/4/2026).
TAG: