Laba AIA Financial Meroket 604% Jadi Rp 1,95 Triliun di Semester I, Ini Penyebabnya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT AIA Financial Indonesia (AIA) mencatatkan kinerja positif terkait perolehan laba.

Berdasarkan laporan keuangan di situs resmi, AIA membukukan kenaikan laba bersih Rp 1,95 triliun pada semester I-2026. Nilainya meningkat 603,97%, jika dibandingkan pencapaian pada semester I-2025 yang sebesar Rp 274,29 miliar.

Direktur Hukum dan Kepatuhan AIA Rista Qatrini Manurung menerangkan ada sejumlah faktor yang menyebabkan peningkatan laba bersih perusahaan. Rista menyebut peningkatannya didorong kombinasi kinerja investasi yang solid dan pertumbuhan pendapatan.


"Ditambah, pengelolaan risiko dan biaya yang disiplin, sejalan dengan permintaan yang kuat atas solusi proteksi dan kesehatan," katanya kepada Kontan, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: NIM Bank Turun Jadi 4,34% di Semester I, OJK Ungkap Biang Kerok Penekan Profit

Asal tahu saja, pada tahun lalu hasil investasi menjadi penopang utama capaian laba industri. Terkait hal tersebut, Rista mengatakan kondisi global dan domestik pada tahun ini masih menghadapi tantangan, yang timbul dari ketidakpastian ekonomi global, dinamika suku bunga, dan volatilitas pasar keuangan. 

Meski demikian, dia tetap melihat adanya peluang untuk menjaga kinerja investasi, yang didukung oleh strategi investasi yang prudent, diversifikasi aset, serta pengelolaan aset dan liabilitas yang disiplin. 

"Kami terus memantau perkembangan pasar dan kondisi makroekonomi untuk memastikan strategi investasi yang adaptif terhadap perubahan kondisi yang terjadi," ucap Rista.

Sebagai informasi, AIA mencatatkan pendapatan premi bruto sebesar Rp 4,58 triliun pada Semester I-2026. Adapun klaim dan manfaat yang dibayarkan sebesar Rp 1,46 triliun pada semester I-2026. 

Sementara itu, ekuitas AIA tercatat sebesar Rp 9,52 triliun, sedangkan total aset mencapai Rp 40,96 triliun pada Semester I-2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News