KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) mencatat laba bersih Rp 574 miliar sepanjang 2025 atau tumbuh 23% secara tahunan (year on year/yoy). Kenaikan laba ini ditopang pertumbuhan pendapatan bunga dan komisi, di tengah kondisi makroekonomi yang masih menantang. Pendapatan operasional bank digital ini naik 36% yoy menjadi Rp 1,98 triliun. Rinciannya, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) tumbuh 29% yoy menjadi Rp 1,44 triliun, sedangkan pendapatan berbasis biaya (fee based income) melonjak 65% yoy menjadi Rp 543 miliar. Plt. Direktur Utama Allo Bank Ari Yanuanto Asah mengatakan, pertumbuhan 2025 masih melanjutkan tren tahun sebelumnya. “Di tengah kondisi makroekonomi yang menantang, kami tetap mencatatkan pertumbuhan yang kompetitif dan menjaga profitabilitas secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (24/2).
Laba Allo Bank Naik 23%, Ini Pemicu Utama Kinerjanya
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) mencatat laba bersih Rp 574 miliar sepanjang 2025 atau tumbuh 23% secara tahunan (year on year/yoy). Kenaikan laba ini ditopang pertumbuhan pendapatan bunga dan komisi, di tengah kondisi makroekonomi yang masih menantang. Pendapatan operasional bank digital ini naik 36% yoy menjadi Rp 1,98 triliun. Rinciannya, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) tumbuh 29% yoy menjadi Rp 1,44 triliun, sedangkan pendapatan berbasis biaya (fee based income) melonjak 65% yoy menjadi Rp 543 miliar. Plt. Direktur Utama Allo Bank Ari Yanuanto Asah mengatakan, pertumbuhan 2025 masih melanjutkan tren tahun sebelumnya. “Di tengah kondisi makroekonomi yang menantang, kami tetap mencatatkan pertumbuhan yang kompetitif dan menjaga profitabilitas secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (24/2).
TAG: