Laba Antam (ANTM) Melejit 69,09%, Pendapatan Tembus Rp 29,32 Triliun di Kuartal I



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah mengumumkan laporan keuangan yang berakhir pada 31 Maret 2026. Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), ANTM membukukan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp 29,32 triliun pada kuartal I-2026. Angka ini tumbuh 12,12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp 26,15 triliun. Seluruh segmen pendapatan ANTM mencatatkan pertumbuhan positif. Di segmen logam mulia dan pemurnian, ANTM mencetak pendapatan Rp 23,96 triliun pada kuartal I-2026 atau tumbuh 10,57% dari periode sebelumnya Rp 21,67 triliun.

Baca Juga: Ini Upaya Wijaya Karya (WIKA) untuk Buka Suspensi Saham ANTM juga meraih kenaikan pendapatan dari segmen nikel sebesar 18,57% dari Rp 3,77 triliun pada kuartal I-2025 menjadi Rp 4,47 triliun pada kuartal I-2026. Pendapatan ANTM dari segmen bauksit dan alumina juga meningkat 24,02% yoy dari Rp 708,75 miliar pada  kuartal I-2025 menjadi Rp 879,14 miliar pada kuartal I-2026. ANTM turut mencatat kenaikan pendapatan dari segmen lain-lain sebesar 264,70% dari Rp 3,57 miliar pada kuartal I-2025 menjadi Rp 13,02 miliar pada kuartal I-2026. Beban pokok penjualan ANTM juga meningkat 5,28% secara year on year (yoy) menjadi Rp 23,71 triliun pada kuartal I-2026, dibandingkan periode sebelumnya Rp 22,52 triliun. Hasil ini membuat ANTM mencatatkan laba kotor sebesar Rp 5,62 triliun pada kuartal I-2026, meningkat 54,40% yoy dibandingkan laba kotor perusahaan pada kuartal I-2025 sebesar Rp 3,64 triliun. Beban usaha ANTM ikut naik 17,85% yoy menjadi Rp 1,11 triliun pada kuartal I-2025, dari sebelumnya Rp 945,12 miliar. Dengan begitu, ANTM mengantongi laba usaha senilai Rp 4,50 triliun pada kuartal I-2026 atau naik 67,29% yoy dibandingkan laba usaha pada kuartal I-2025 yakni Rp 2,69 triliun.

Baca Juga: Chitose (CINT) Siap Bagi Dividen dengan Yield 6,26%, Ini Jadwal Lengkapnya Hingga akhir kuartal I-2026, ANTM meraup laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 3,41 triliun. Angka ini tumbuh 60,09% dibandingkan laba bersih periode sebelumnya yaitu Rp 2,13 triliun. ANTM memiliki total aset sebanyak Rp 63,30 triliun hingga akhir kuartal I-2026 yang terdiri dari liabilitas sebesar Rp 22,89 triliun dan ekuitas sebesar Rp 40,41 triliun.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News