JAKARTA. Pertumbuhan bisnis perbankan syariah semakin positif. Hal ini tercermin dari peningkatan signifikan laba bersih Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS). Mengacu data statistik perbankan syariah (SPS) yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), periode tahun berjalan alias year to date (ytd) per 31 Maret 2017, laba bersih BUS dan UUS meningkat 55,5% menjadi Rp 1,16 triliun. Pertumbuhan laba tahunan atau year on year (yoy) juga signifikan, yaitu mencapai 41,7%. Per kategori, laba bersih BUS tumbuh paling signifikan yaitu 47,55% yoy menjadi Rp 543 miliar. Sementara UUS mencatat kenaikan laba sebesar 37% secara tahunan dari Rp 454 miliar per Maret 2016 menjadi Rp 622 miliar per Maret 2017.
Laba bank syariah per Maret tumbuh 41,7%
JAKARTA. Pertumbuhan bisnis perbankan syariah semakin positif. Hal ini tercermin dari peningkatan signifikan laba bersih Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS). Mengacu data statistik perbankan syariah (SPS) yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), periode tahun berjalan alias year to date (ytd) per 31 Maret 2017, laba bersih BUS dan UUS meningkat 55,5% menjadi Rp 1,16 triliun. Pertumbuhan laba tahunan atau year on year (yoy) juga signifikan, yaitu mencapai 41,7%. Per kategori, laba bersih BUS tumbuh paling signifikan yaitu 47,55% yoy menjadi Rp 543 miliar. Sementara UUS mencatat kenaikan laba sebesar 37% secara tahunan dari Rp 454 miliar per Maret 2016 menjadi Rp 622 miliar per Maret 2017.