Laba Baterai Panasonic Diprediksi Melonjak



KONTAN.CO.ID - TOKYO. Panasonic Holdings memperkirakan kinerja unit energinya akan pulih signifikan pada tahun buku berjalan. Perusahaan asal Jepang itu memproyeksikan laba unit pemasok baterai Tesla tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat, setelah sempat mencatat rugi pada kuartal terakhir tahun lalu.

Mengutip Reuters (12/5), Panasonic menargetkan laba operasional divisi energi mencapai 171 miliar yen atau sekitar US$ 1,09 miliar pada tahun buku yang berakhir Maret 2027. Angka itu melonjak dibandingkan realisasi 69,8 miliar yen pada tahun buku sebelumnya.

Prospek tersebut menandakan keyakinan manajemen terhadap pemulihan bisnis baterai kendaraan listrik di tengah tantangan biaya dan dinamika perdagangan global.


Pada periode Januari–Maret 2026, unit energi Panasonic membukukan rugi operasional sebesar 3,8 miliar yen. Tekanan tersebut dipicu dampak tarif impor Amerika Serikat, biaya awal operasional pabrik baru di Kansas, serta penurunan penjualan di fasilitas produksi Jepang.

Baca Juga: Panasonic Mengincar India sebagai Pasar AC Global Teratas dalam Tujuh Tahun

Pabrik di Kansas menjadi bagian penting dari ekspansi Panasonic di pasar Amerika Utara, terutama untuk memenuhi permintaan baterai kendaraan listrik Tesla dan produsen otomotif lainnya.

Perbaikan laba tahun ini diperkirakan akan ditopang meningkatnya utilisasi pabrik baru, efisiensi biaya produksi, serta pemulihan permintaan baterai kendaraan listrik di pasar utama.

Bagi Panasonic, unit energi kini menjadi salah satu mesin pertumbuhan utama seiring transformasi bisnis dari elektronik konsumen menuju teknologi otomotif dan solusi energi.

Baca Juga: Sony Honda Mobility Batalkan Pengembangan Kendaraan Listrik