KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bersama entitas anak berhasil memperoleh laba bersih senilai Rp 29,5 triliun pada semester I-2026. Perolehan ini naik 1,8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp29 triliun. Ini sejalan dengan operating income yang naik sebesar 2,2% secara tahunan menjadi Rp55,8 triliun. Namun demikian, pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) yang turun 0,6% secara tahunan menjadi Rp42,4 triliun pada semester I-2026. Dari sisi kredit, BCA mencatat sejarah baru dengan membukukan penyaluran kredit yang untuk pertama kalinya menembus level Rp 1.000 triliun. Hingga semester I-2026, total kredit BCA mencapai Rp 1.036 triliun, tumbuh 8% secara tahunan (year on year/YoY).
Laba BCA Naik Jadi Rp 29,5 Triliun pada Semester I-2026
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bersama entitas anak berhasil memperoleh laba bersih senilai Rp 29,5 triliun pada semester I-2026. Perolehan ini naik 1,8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp29 triliun. Ini sejalan dengan operating income yang naik sebesar 2,2% secara tahunan menjadi Rp55,8 triliun. Namun demikian, pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) yang turun 0,6% secara tahunan menjadi Rp42,4 triliun pada semester I-2026. Dari sisi kredit, BCA mencatat sejarah baru dengan membukukan penyaluran kredit yang untuk pertama kalinya menembus level Rp 1.000 triliun. Hingga semester I-2026, total kredit BCA mencapai Rp 1.036 triliun, tumbuh 8% secara tahunan (year on year/YoY).