JAKARTA. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) memperoleh laba bersih Rp 101,37 miliar di kuartal I-2015. Laba bersih tersebut anjlok 65,6% dibanding periode sama tahun lalu Rp 295,4 miliar. Menurunnya laba bersih APLN disebabkan oleh pendapatan yang juga turun 14,5% menjadi Rp 995,19 miliar dari sebelumnya Rp 1,16 triliun. Justini Omas, Sekretaris Perusahaan APLN mengatakan, penjualan properti turun 29,5% menjadi Rp 611 miliar dari sebelumnya Rp 866,4 miliar. "Kontribusi dari penjualan properti menurun lantaran melambatnya pengakuan pendapatan," ujarnya di Jakarta, Minggu (3/5). Namun demikian, pendapatan berulang APLN mencatat pertumbuhan sebesar 28,6% menjadi Rp 384,1 miliar dari sebelumnya Rp 298,7 miliar. Di kuartal I-2015, pendapatan berulang APLN menyumbang 38,6% terhadap total pendapatan. Angka ini naik dibanding kuartal I-2014 sebesar 25,6%. APLN berhasil menekan beban pokok penjualan dan beban langsung menjadi sebesar Rp 455,9 miliar, turun 15,1% dari sebelumnya Rp 537,3 miliar. Dengan demikian, laba kotor APLN turun 14,1% menjadi Rp 539,3 miliar. Margin laba kotor sedikit meningkat menjadi 54,2% pada kuartal I-2015 dari 53,9% pada periode yang sama tahun lalu. Namun, margin laba bersih turun menjadi 10,2% dari sebelumnya 25,3%. Total aset APLN tercatat Rp 23,9 triliun atau naik dari sebelumnya Rp 23,6 triliun. Kas dan setara kas turun tipis menjadi Rp 4,29 triliun dari sebelumnya Rp 4,3 triliun.
Laba bersih Agung Podomoro Land anjlok 65,6%
JAKARTA. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) memperoleh laba bersih Rp 101,37 miliar di kuartal I-2015. Laba bersih tersebut anjlok 65,6% dibanding periode sama tahun lalu Rp 295,4 miliar. Menurunnya laba bersih APLN disebabkan oleh pendapatan yang juga turun 14,5% menjadi Rp 995,19 miliar dari sebelumnya Rp 1,16 triliun. Justini Omas, Sekretaris Perusahaan APLN mengatakan, penjualan properti turun 29,5% menjadi Rp 611 miliar dari sebelumnya Rp 866,4 miliar. "Kontribusi dari penjualan properti menurun lantaran melambatnya pengakuan pendapatan," ujarnya di Jakarta, Minggu (3/5). Namun demikian, pendapatan berulang APLN mencatat pertumbuhan sebesar 28,6% menjadi Rp 384,1 miliar dari sebelumnya Rp 298,7 miliar. Di kuartal I-2015, pendapatan berulang APLN menyumbang 38,6% terhadap total pendapatan. Angka ini naik dibanding kuartal I-2014 sebesar 25,6%. APLN berhasil menekan beban pokok penjualan dan beban langsung menjadi sebesar Rp 455,9 miliar, turun 15,1% dari sebelumnya Rp 537,3 miliar. Dengan demikian, laba kotor APLN turun 14,1% menjadi Rp 539,3 miliar. Margin laba kotor sedikit meningkat menjadi 54,2% pada kuartal I-2015 dari 53,9% pada periode yang sama tahun lalu. Namun, margin laba bersih turun menjadi 10,2% dari sebelumnya 25,3%. Total aset APLN tercatat Rp 23,9 triliun atau naik dari sebelumnya Rp 23,6 triliun. Kas dan setara kas turun tipis menjadi Rp 4,29 triliun dari sebelumnya Rp 4,3 triliun.