Laba Bersih Bank Syariah Mandiri Naik 34,56%.



JAKARTA. Kinerja Bank Syariah Mandiri (BSM) semakin mengilap. Lihat saja, di kuartal ketiga tahun ini, BSM mencatatkan laba bersih sebesar Rp198,31 miliar. Angka ini naik 34,56% dibandingkan laba di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 147,38 miliar. Kenaikan laba itu sebagian besar ditopang oleh pendapatan operasional setelah distribusi bagi hasil. Pendapatan operasional setelah distribusi bagi hasil mencapai Rp1,10 triliun, naik 10,60% dibanding Rp 986,98 miliar pada September 2008. BSM juga membukukan pertumbuhan cukup baik dari sisi total aset. Hingga September 2009, aset BSM mencapai Rp19,39 triliun. Dengan nilai tersebut, kenaikan aset BSM 17,23% dibandingkan aset pada September 2008 sebesar Rp 16,54 triliun.Pertumbuhan aset BSM, antara lain, didukung oleh kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK). Jika pada September 2008, DPK BSM baru sebesar Rp 13,79 triliun, per September 2009, DPK BSM melonjak mendjadi Rp16,86 triliun, atau naik 22,26% dibandingkan posisi di tahun lalu. Untuk memantapkan posisi bisnisnya, BSM berusaha untuk memperkuat struktur dana murah dibandingkan dana mahal. Saat ini struktur DPK BSM terdiri atas dana murah (giro dan tabungan) Rp 8,82 triliun (52,32%), dan deposito sebesar Rp 8,04 triliun (47,68%).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News