Laba bersih BCA tumbuh 11,51% per April 2015



JAKARTA. Ditengah tekanan yang dihadapi industri perbankan, perolehan laba bersih Bank Central Asia (BCA) cukup bagus. Jumlah laba bersih bank yang terafiliasi dengan Grup Djarum tersebut tumbuh sebesar 11,51% secara year on year (yoy). Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per April 2015, jumlah laba bersih yang diperoleh BCA mencapai Rp 5,23 triliun atau tumbuh 11,51% secara yoy. Namun perolehan tersebut mengalami perlambatan dibandingkan April 2014. Kala itu laba bersih yang diperoleh mencapai Rp 4,69 triliun atau tumbuh 32,48% secara yoy. Adapun jumlah kredit yang disalurkan BCA di akhir April 2015 mencapai Rp 339,04 triliun atau tumbuh 5,77% secara yoy. Namun penyaluran kredit tersebut mengalami perlambatan dibandingkan April 2014. Kala itu jumlah kredit yang disalurkan mencapai Rp 320,53 triliun atau tumbuh 18,11% secara yoy. Jahja Setiatmadja, Presiden Direktur BCA hanya berkomentar pendek mengenai realisasi kinerja BCA per April 2015.

"Sebenarnya performa bisnis kami tahun ini tak bisa dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Jika GDP drop dari 5,7 menjadi 4,7%, maka secara umum bisnis juga akan drop. Untuk proyeksi Semester I tahun ini, maaf belum bisa kami berikan," kata Jahja pada KONTAN, Rabu (10/6).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Hendra Gunawan