Laba bersih BEST anjlok 76,6%



JAKARTA. Kinerja PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) terseok-seok di kuartal III 2015 di tengah perlambatan ekonomi.

Mengutip Laporan keuangan yang dirilis BEST, Senin (2/11), laba bersih BEST anjlok 76,6% menjadi Rp 64,5 miliar dari periode yang sama tahun 2014 yakni Rp 278 miliar.

Penurunan tajam ini terjadi seiring dengan melorotnya pendapatan dan membengkaknya beban yang harus ditanggung perseroan. Pendapatan usaha BEST turun 8% secara year on year (yoy) menjadi Rp 464,4 miliar.


Beban umum dan administrasi naik dari Rp 48,9 miliar menjadi Rp 61,4 miliar dan beban keuangan naik dari Rp 24,4 miliar menjadi Rp 56 miliar. BEST juga mencatat beban lainnya sebesar Rp 134 miliar. Padahal pada periode yang sama tahun lalu, BEST masih mencatat pendapatan lainnya sebesar Rp 6,9 miliar.

Pendapatan BEST selama sembilan bulan pertama tahun ini berasal dari penjualan tanah sebesar Rp 400,5 miliar, pendapatan maintinance fee & air Rp 54,1 miliar, pendapatan golf Rp 885 juta, pendapatan coffe shop Rp 1,57 miliar, pendapatan restoran Rp 4,2 miliar dan pendapatan lain-lain Rp 3 miliar.

Per akhir September 2015, total aset BEST tercatat sebesar Rp 4,6 triliun, naik 27,7% dari periode akhir tahun 2014 yakni Rp 3,6 triliun. Jumlah hutang meningkat tajam dari Rp 803 miliar menjadi Rp 1,71 triliun.Sedangkan jumlah ekuitas tercatat sebesar Rp 2,8 triliun.

Jumlah kas dan setara kas BEST per akhir September tercatat sebesar Rp 942,5 miliar. Sementara dalam sembilan bulan pertama serapan belanja modal perseroan untuk pembelian lahan tercatat sebesar Rp 506,6 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie