Laba Bersih Elnusa (ELSA) Naik 29,4% Jadi Rp 681,55 Miliar hingga September 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Elnusa Tbk (ELSA) membukukan laba bersih sebesar Rp 681,55 miliar hingga September 2026. Perolehan tersebut meningkat 29,4% secara tahunan atau year on year (YoY) dibandingkan Rp 526,56 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan pada Selasa (27/10/2026), pendapatan Elnusa mencapai Rp 12,13 triliun selama sembilan bulan pertama 2026. Angka tersebut tumbuh 15,8% dibandingkan Rp 10,48 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, beban pokok pendapatan ELSA meningkat 16,8% YoY menjadi Rp 10,98 triliun dari Rp 9,40 triliun. Meski demikian, laba bruto perusahaan naik 6,8% yoy menjadi Rp 1,15 triliun dibandingkan Rp 1,08 triliun pada September 2025.


Baca Juga: Laba Bersih Sido Muncul (SIDO) Turun 24,4% per September 2026

Dari sisi beban operasional, beban umum dan administrasi turun 10,3% YoY menjadi Rp 388,94 miliar dari Rp 433,46 miliar. Beban penjualan juga turun 23,7% menjadi Rp 4,36 miliar dari Rp 5,72 miliar.

Elnusa turut mencatat pendapatan keuangan sebesar Rp 97,27 miliar, turun 7,1% YoY dibandingkan Rp 104,75 miliar.

Sementara itu, beban keuangan menyusut 37,8% menjadi Rp 44,49 miliar dari Rp 71,54 miliar. Pos lain-lain bersih meningkat menjadi Rp 36,27 miliar dari Rp 16,19 miliar, atau tumbuh 124%.

Kombinasi kinerja tersebut mendorong laba sebelum pajak penghasilan Elnusa naik 23,8% YoY menjadi Rp 828,17 miliar dari Rp 669,10 miliar. Setelah dikurangi beban pajak penghasilan sebesar Rp 146,62 miliar, laba periode berjalan tercatat Rp 681,55 miliar.

 
ELSA Chart by TradingView

Dari sisi neraca, total aset Elnusa per 30 September 2026 mencapai Rp 11,77 triliun, naik 7,4% dibandingkan Rp 10,96 triliun pada akhir Desember 2025. Total liabilitas meningkat 8,1% menjadi Rp 6,11 triliun dari Rp 5,65 triliun, sedangkan total ekuitas naik 6,7% menjadi Rp 5,67 triliun dari Rp 5,31 triliun.

Adapun laba per saham ELSA tercatat sebesar Rp 93,38 hingga September 2026, meningkat 29,4% dibandingkan Rp 72,15 pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News