KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pembiayaan PT Federal International Finance (FIFGROUP) yang merupakan bagian dari Astra Financial, mencatatkan kinerja positif pada Semester I-2026. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, FIFGROUP membukukan laba bersih sebesar Rp 2,37 triliun pada Semester I-2026. Nilainya tumbuh 4,48%, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2,27 triliun. Jika ditelaah, perolehan laba tersebut tak terlepas dari pertumbuhan positif jumlah penghasilan. Adapun FIFGROUP mencatatkan pertumbuhan jumlah penghasilan 7,05%
Year on Year (YoY), menjadi sebesar Rp 7,13 triliun.
Secara rinci, Presiden Direktur FIF Indra Gunawan menjelaskan peningkatan laba tersebut juga didorong pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 7,07% YoY, menjadi Rp 25,43 triliun pada Semester I-2026. Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, dia bilang jumlah unit yang dibiayai juga meningkat menjadi 1,70 juta unit, menunjukkan konsistensi permintaan masyarakat terhadap layanan pembiayaan FIF.
Baca Juga: OJK Kaji Aturan Tarif Premi Asuransi Kendaraan Listrik, Fokus Bahas Pengumpulan Data Indra menerangkan kinerja positif perusahaan merupakan hasil kontribusi dari seluruh portofolio layanan pembiayaan FIF, yaitu FIFASTRA untuk pembiayaan sepeda motor Honda, SPEKTRA untuk pembiayaan produk elektronik, gadget, dan perabot rumah tangga, serta DANASTRA untuk pembiayaan multiguna. Selain itu, portofolio FINATRA hadir lewat layanan produk pembiayaan mikro produktif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta AMITRA untuk pembiayaan syariah Haji dan Umrah. “Bagi FIF, pertumbuhan itu menjadi refleksi dari kepercayaan masyarakat dan konsumen setia yang terus meningkat terhadap layanan pembiayaan yang relevan dan adaptif dengan kebutuhan di tengah kondisi perekonomian yang dinamis," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (1/8/2026). Indra menambahkan, di tengah dinamika ekonomi domestik dan global, FIF akan terus beradaptasi dan memperkuat fundamental bisnis guna menjaga kinerja yang berkelanjutan. "Upaya tersebut difokuskan pada penguatan kualitas layanan dan perluasan akses pembiayaan yang inklusif. Dengan demikian, dapat terus memberikan kontribusi yang lebih nyata bagi masyarakat,” ucapnya.
Baca Juga: Ekspor RI Tumbuh, OJK: Berpotensi Berdampak Positif bagi Asuransi Perdagangan Ke depannya, Indra mengatakan FIF akan terus memperkuat pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan agar dapat menghadirkan solusi yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberikan nilai tambah yang berkelanjutan. Sementara itu, FIFGROUP mencatatkan jumlah aset sebesar Rp 54,42 triliun pada Semester I-2026, atau tumbuh 4,90% secara YoY. Adapun jumlah ekuitas yang dibukukan perusahaan mencapai Rp 15,44 triliun, atau tumbuh 6,92% YoY. Kualitas pembiayaan FIFGROUP tetap terjaga dengan rasio
Non Performing Financing (NPF)
Net berada di level 0,28%. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News