Laba Bersih FIF Tumbuh 4,03% Jadi Rp 3,61 Triliun hingga Kuartal III-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pembiayaan PT Federal International Finance (FIF) mencatatkan kinerja positif per kuartal III-2026. Kinerja positif itu tercermin dari pertumbuhan laba bersih perusahaan.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, FIF mencatatkan laba bersih sebesar Rp 3,61 triliun per kuartal III-2026. Nilainya tumbuh sebesar 4,03% jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 3,47 triliun.

Jika ditelaah, pencapaian pertumbuhan laba didorong keberhasilan FIF dalam menumbuhkan jumlah pendapatan atau penghasilan per kuartal III-2026.


Adapun jumlah pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 10,93 triliun per kuartal III-2026. Nilainya tumbuh 8,32% jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 10,09 triliun.

Kontributor utama pendapatan perusahaan per kuartal III-2026 disumbang pos pendapatan pembiayaan konsumen sebesar Rp 9,22 triliun. Diikuti pos pendapatan dari ijarah sebesar Rp 1,49 triliun.

Baca Juga: Jamkrindo Terapkan Sejumlah Strategi Ini Tingkatkan Kinerja Penjaminan KUR

Jumlah beban FIF tercatat Rp 6,29 triliun per kuartal III-2026. Nilainya meningkat sebesar 11,72% jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 5,63 triliun.

Sementara itu, nilai aset, ekuitas, dan liabilitas perusahaan kompak tumbuh. Secara rinci, FIF membukukan aset sebesar Rp 56,92 triliun per kuartal III-2026. Nilainya bertumbuh 9,71% jika dibandingkan pencapaian akhir 2025 yang sebesar Rp 51,88 triliun.

Jumlah ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 16,57 triliun per kuartal III-2026. Nilainya tumbuh 14,75% jika dibandingkan pencapaian pada akhir 2025 yang sebesar Rp 14,44 triliun.

Senada, liabilitas FIF tercatat tumbuh 7,77%, dari Rp 37,44 triliun per akhir 2025 menjadi sebesar Rp 40,35 triliun per kuartal III-2026. Adapun rasio Non Performing Financing (NPF) neto tercatat sebesar 0,26% per kuartal III-2026, sedangkan angkanya per akhir 2025 sebesar 0,29%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News