JAKARTA. Kinerja PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) sepanjang tahun 2015 mengalami pelambatan akibat rugi kurs. Laba bersih emiten properti ini anjlok 49% secara tahunan atau year on year (yoy). Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis perseroan, Rabu (30/3), PWON hanya mampu mencetak laba bersih atau laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke entitas induk sebesar Rp 1,26 triliun, melorot 49% dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 2,5 triliun. Sementara pendapatan PWON masih tercatat tumbuh 19% yoy dari Rp 3,8 triliun menjadi Rp 4,6 triliun tahun 2015. Anjloknya kinerja pengembang Gandaria City ini terutama diakibatkan oleh kerugian selisih kurs yang membengkak dari Rp 40 miliar menjadi Rp 276 miliar.
Laba bersih PWON melorot 49%
JAKARTA. Kinerja PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) sepanjang tahun 2015 mengalami pelambatan akibat rugi kurs. Laba bersih emiten properti ini anjlok 49% secara tahunan atau year on year (yoy). Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis perseroan, Rabu (30/3), PWON hanya mampu mencetak laba bersih atau laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke entitas induk sebesar Rp 1,26 triliun, melorot 49% dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 2,5 triliun. Sementara pendapatan PWON masih tercatat tumbuh 19% yoy dari Rp 3,8 triliun menjadi Rp 4,6 triliun tahun 2015. Anjloknya kinerja pengembang Gandaria City ini terutama diakibatkan oleh kerugian selisih kurs yang membengkak dari Rp 40 miliar menjadi Rp 276 miliar.