Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak 4,5 Kali Lipat pada Kuartal I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) mengumumkan lonjakan laba bersih hingga 4,5 kali lipat secara tahunan atau year on year (yoy) pada kuartal I-2026. Merujuk ikhtisar kinerja perusahaan, laba bersih AGII melonjak 351,28% (yoy) dari sebelumnya Rp 7,8 miliar menjadi Rp 35,2 miliar.​

Presiden Direktur & Chief Executive Officer Samator Indo Gas, Rachmat Harsono, menyampaikan bahwa performa positif AGII pada awal tahun ini merupakan hasil dari strategi operasional yang telah dibangun secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

Pertumbuhan terjadi secara merata di berbagai wilayah dan segmen, sekaligus mulai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan profitabilitas dan arus kas. 


“Pencapaian kuartal pertama ini menunjukkan kekuatan model operasional kami. Leverage operasional mulai mengonversi pertumbuhan pendapatan menjadi peningkatan profitabilitas yang signifikan. Kami melihat momentum ini sebagai fondasi yang kuat untuk melanjutkan kinerja positif ke depan,” kata Rachmat lewat keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga: Resource Alam Indonesia (KKGI) Cetak Pendapatan US$ 31,55 Juta pada Kuartal I-2026

Pendapatan AGII tumbuh 7,9% (yoy) menjadi Rp 762,1 miliar. Di sisi lain, beban pokok penjualan hanya naik 4,3% atau lebih rendah dari pertumbuhan pendapatan, berkat peningkatan efisiensi energi dan optimalisasi utilisasi pabrik. 

Hasilnya, laba kotor (tidak termasuk depresiasi dan amortisasi) tumbuh 10,9% (yoy) menjadi Rp 430,6 miliar. Margin laba kotor juga meningkat menjadi 56,5% dari 55% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, adjusted EBITDA meningkat 22,4% menjadi Rp 228,8 miliar. Sejalan dengan itu, margin adjusted EBITDA menembus level 30% naik 356 basis poin, yang mencerminkan kuatnya operating leverage dan disiplin biaya di seluruh lini bisnis. 

Profitabilitas menunjukkan akselerasi dengan pertumbuhan EBIT sebesar 38,9% menjadi Rp 120,6 miliar dan EBIT margin meningkat menjadi 15,8%. Dus, lonjakan laba bersih AGII turut didorong kinerja operasional yang kuat serta normalisasi pos non-operasional. 

"Hasil ini dicapai di tengah dinamika lingkungan operasional di Indonesia, yang mencerminkan ketahanan model bisnis Perseroan serta kekuatan hubungan komersial di seluruh segmen industri dan layanan kesehatan," imbuh Rachmat.

Pertumbuhan kinerja AGII didorong oleh permintaan yang solid di segmen gas industri dan medis, serta kontribusi merata dari seluruh wilayah operasional. Di sisi yang lain, Rachmat mengatakan bahwa AGII juga menunjukkan kontrol biaya yang ketat.

Baca Juga: Medco Energi (MEDC) Akan Alihkan 150 Juta Saham Hasil Buyback, Ini Tujuannya

Beban distribusi tumbuh di bawah laju pendapatan, sementara beban penjualan, umum, dan administrasi justru menurun 1,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kombinasi pertumbuhan pendapatan, ekspansi margin kotor, serta disiplin biaya operasional mendorong peningkatan signifikan pada  margin profitabilitas.

Dengan momentum awal tahun yang solid, AGII optimistis melanjutkan kinerja positif sepanjang 2026.

"Perseroan akan tetap berfokus pada efisiensi, penguatan operasional, serta investasi selektif untuk menangkap peluang pertumbuhan di sektor industri dan kesehatan," tandas Rachmat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News