Laba bersih UNSP surut 8,6% di 2011



JAKARTA. Lagi-lagi perusahaan grup Bakrie mengalami penurunan laba bersih. Kali ini, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) mencatat penurunan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 8,16%.

Laporan keuangan UNSP yang dirilis Senin (9/4) menunjukkan, laba bersih di akhir 2011 sejumlah Rp 744,88 miliar, jumlah tersebut lebih rendah 8,16% dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp 805,63 miliar.Sebenarnya perusahaan perkebunan ini berhasil mencetak kenaikan penjualan bersih dari Rp 2,93 triliun, menjadi Rp 4,36 trliun di 2011 lalu. Meski beban pokok penjualan naik menjadi Rp 2,57 triliun pada 2011, dari periode sama sebelumnya Rp 1,66 triliun, namun laba kotor tercatat masih bertumbuh. UNSP masih membukukan kenaikan laba kotor sebsar 40% menjadi Rp 1,79 triliun di akhir 2011.Namun, laba bersih tergerus lantaran beban penjualan UNSP naik hingga sebesar Rp 162,608 miliar pada tahun lalu. Padahal di tahun sebelumnya hanya bertambah sebesar Rp 60,305 miliar. Selain itu beban bunga dan keuangan juga naik cukup tinggi dari Rp 376,105 miliar di 2010, menjadi Rp 580,339 miliar di penghujung tahun lalu.

Di sisi lain, kewajiban UNSP berhasil turun dari Rp 9,95 triliun menjadi Rp 9,64 triliun di 2011. Sementara aset anak usaha grup Bakrie ini naik menjadi Rp 18,70 triliun pada 2011 dari periode sebelumnya Rp 18,49 triliun.


Adapun, kas dan setara kas UNSP turun menjadi Rp 201,56 miliar pada 2011, dibanding tahun sebelumnya Rp 329,76 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News