Laba Buana Finance (BBLD) Turun Jadi Rp 16,56 Miliar per Kuartal III-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pembiayaan PT Buana Finance Tbk (BBLD) mencatatkan penurunan laba per kuartal III-2026. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Buana Finance mencatatkan laba bersih sebesar Rp 16,56 miliar per kuartal III-2026.

Asal tahu saja, realisasi itu turun sebesar 11,58%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 18,73 miliar.

Jika ditelaah, penurunan laba Buana Finance tampaknya disebabkan total beban yang meningkat lebih tinggi dibandingkan peningkatan jumlah pendapatan perusahaan.


Baca Juga: TASPEN Masih Buka Peluang Tingkatkan Alokasi Investasi pada Instrumen Saham

Adapun jumlah pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 689,72 miliar per kuartal III-2026. Nilainya meningkat 2,42%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 673,4 miliar. 

Kontributor utama pendapatan perusahaan per kuartal III-2026 disumbang pos pendapatan pembiayaan konsumen sebesar Rp 504,51 miliar. Diikuti pos pendapatan sewa pembiayaan yang sebesar Rp 79,07 miliar.

Jumlah beban usaha Buana Finance tercatat Rp 668,74 miliar per kuartal III-2026. Nilainya meningkat sebesar 3,04%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 648,99 miliar.

Sementara itu, nilai aset, ekuitas, dan liabilitas perusahaan kompak bertumbuh. Secara rinci, Buana Finance membukukan aset sebesar Rp 7,24 triliun per kuartal III-2026. Nilainya tumbuh 8,43%, jika dibandingkan pencapaian akhir 2025 yang sebesar Rp 7,15 triliun.

Jumlah ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 1,43 triliun per kuartal III-2026. Nilainya tumbuh sebesar 1,42%, jika dibandingkan pencapaian pada akhir 2025 yang sebesar Rp 1,41 triliun.

Liabilitas Buana Finance tercatat tumbuh 1,22%, dari Rp 5,74 triliun per akhir 2025 menjadi sebesar Rp 5,81 triliun per kuartal III-2026. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News