Laba CIMB Niaga Turun 6,73%, Kredit Tumbuh 11,37% hingga Agustus 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mencatatkan kinerja kurang menggembirakan di periode Januari-Agustus 2026. Di mana, CIMB Niaga catat penurunan laba bersih hingga Agustus 2026. Mengutip laporan keuangan publikasinya pada Selasa (29/9/2026), secara bank only, laba bersih CIMB Niaga mencapai Rp 3,95 triliun, turun 6,73% secara tahunan atau year on year (YoY) dari Rp 4,23 triliun pada periode Januari-Agustus 2026. Penurunan laba tersebut terjadi dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Dari sisi pendapatan, pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) CIMB Niaga turun 1,27% YoY menjadi Rp 7,92 triliun.

Pendapatan bunga CIMB Niaga turun 4,42% YoY menjadi Rp 14,61 triliun. Namun, beban bunga juga berhasil turun 7,90% YoY menjadi Rp 6,69 triliun.

Baca Juga: Pemerintah Bakal Suntikan Rp 20 Triliun ke BPJS Kesehatan Sementara itu, pendapatan komisi, provisi, fee dan administrasi masih tumbuh 4,39% YoY menjadi Rp 1,86 triliun. Namun, masih ada tekanan dari peningkatan beban impairment yang mencapai Rp 1,11 triliun, atau melonjak 43,21% YoY dari Rp 777,81 miliar. Alhasil, laba operasional CIMB Niaga turun 6,29% YoY menjadi Rp 4,98 triliun dari Rp 5,31 triliun pada Agustus 2025. Dari sisi intermediasi, total pembiayaan yang disalurkan CIMB Niaga mencapai Rp 228,44 triliun per Agustus 2026, tumbuh 4,39% secara tahunan. Rinciannya, kredit yang diberikan tumbuh 11,37% YoY menjadi Rp 178,41 triliun.


Sementara itu, pembiayaan syariah terkoreksi 14,69% YoY menjadi Rp 50,03 triliun.

 
BNGA Chart by TradingView

Dari sisi pendanaan, total dana pihak ketiga (DPK) CIMB Niaga mencapai sekitar Rp 268,61 triliun. Dana murah masih menjadi penopang, dengan giro tumbuh 10,54% YoY menjadi Rp 106,32 triliun dan tabungan naik 1,61% YoY menjadi Rp 87,72 triliun. Sementara itu, deposito turun 8,19% YoY menjadi Rp 74,57 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News