Laba Clipan Finance Tumbuh 13,26% Kuartal III 2026, Meski Pendapatan Turun 8,94%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih pada kuartal III-2026, meski pendapatan perusahaan mengalami penurunan.

Kenaikan laba ditopang oleh keberhasilan perusahaan pembiayaan ini dalam menekan beban operasional.

Baca Juga: LDR Perbankan Kian Ketat, Bank Kecil & Menengah Adu Strategi Penuhi Target Kredit


Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Senin (2/11/2026), Clipan Finance membukukan laba bersih sebesar Rp 153,65 miliar hingga kuartal III-2026.

Angka tersebut tumbuh 13,26% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 135,66 miliar.

Pertumbuhan laba tersebut terjadi di tengah penurunan pendapatan perusahaan. Hingga kuartal III-2026, Clipan Finance mencatatkan pendapatan sebesar Rp 1,12 triliun, terkoreksi 8,94% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,23 triliun.

Pendapatan perusahaan terutama berasal dari pos pendapatan pembiayaan konsumen yang mencapai Rp 805,06 miliar. Sementara itu, pendapatan lainnya tercatat sebesar Rp 246,40 miliar.

Baca Juga: Budi Gadai Indonesia Belum Naikkan Bunga Gadai

Di sisi lain, Clipan Finance berhasil menekan jumlah beban. Hingga kuartal III-2026, total beban perusahaan tercatat sebesar Rp 924,92 miliar, turun 13,21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,06 triliun.

Penurunan beban yang lebih besar dibandingkan kontraksi pendapatan turut menopang pertumbuhan laba bersih perusahaan sepanjang periode tersebut.

Dari sisi neraca, total aset Clipan Finance tercatat sebesar Rp 8,58 triliun per kuartal III-2026. Jumlah tersebut turun 9,97% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp 9,53 triliun.

Ekuitas perusahaan juga mengalami penurunan tipis 0,86% menjadi Rp 5,74 triliun dari posisi akhir 2025 sebesar Rp 5,79 triliun.

Sementara itu, total liabilitas Clipan Finance menyusut 24,06% menjadi Rp 2,84 triliun per kuartal III-2026, dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp 3,74 triliun.

Manajemen Clipan Finance menjelaskan, penurunan total liabilitas tersebut terutama dikontribusikan oleh berkurangnya utang bank sebesar Rp 873,63 miliar.

Baca Juga: Bank Mandiri Siapkan Opsi Pelunasan Obligasi Perpetual Bond AT1, Ini Penjelasannya

Penurunan utang bank terjadi seiring pembayaran angsuran rutin dan pelunasan sebagian fasilitas kredit selama periode berjalan.

Direktur Clipan Finance Roelly Makalis mengatakan, penurunan liabilitas tersebut turut memperkuat struktur permodalan dan menurunkan rasio leverage perusahaan.

"Dengan demikian, memperkuat struktur permodalan dan penurunan rasio leverage perusahaan," ujar Roelly dalam pengumuman resmi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News