KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Eagle High Plantations Tbk (
BWPT) mencatatkan peningkatan pendapatan sepanjang tahun 2025. Pendapatan usaha emiten crude palm oil (CPO) ini tercatat Rp 5,76 triliun sepanjang 2025, naik 33,9% year on year (YoY) dari Rp 4,30 triliun di tahun 2024. Segmen minyak kelapa sawit berkontribusi Rp 5,04 triliun sepanjang tahun 2025. Lalu, segmen inti kernel menyumbang Rp 664,15 miliar dan segmen tandan buah segar Rp 55,70 miliar.
Beban pokok penjualan Rp 4,17 triliun tahun lalu, naik dari Rp 3,04 triliun di tahun 2024.
Baca Juga: Ramayana Lestari (RALS) Lepas 203 Juta Saham Hasil Buyback di Pasar Negosiasi Laba kotor pun menjadi Rp 1,59 triliun sepanjang tahun 2025, naik 26,8% YoY dari Rp 1,25 triliun di tahun 2024. BWPT mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih Rp 361,72 miliar di akhir Desember 2025, naik 39,01% YoY dari Rp 260,21 miliar. Dengan kinerja tersebut, laba tahun berjalan per saham menjadi Rp 11,62 di akhir 2025, naik dari Rp 8,36 di akhir tahun sebelumnya. Per 31 Desember 2025, BWPT punya jumlah aset Rp 10,17 triliun. Ini naik dari Rp 9,79 triliun per 31 Desember 2024. Jumlah liabilitas perseroan sebesar Rp 7,34 triliun di akhir Desember 2025, hampir sama dengan akhir Desember 2024. Sementara, jumlah ekuitas tercatat Rp 2,82 triliun per akhir 2025, naik dari Rp 2,45 triliun di akhir tahun 2024.
BWPT memiliki kas dan bank akhir tahun sebesar Rp 139,79 miliar di akhir Desember 2025, naik dari Rp 58,08 miliar di periode sama tahun lalu. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News